Sriwijaya Air Jatuh
Tabur Bunga di Makam Captain Afwan, Pramugari Sriwijaya Air Ungkap Sosok Sang Pilot : Kami Syok
Meninggalnya Captain Afan bukan hanya duka bagi keluarga, namun sesama rekan kerja mengaku sangat kehilangan sosok sang Kapten.
Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Jasad pilot Sriwijaya Air SJ 182, Captain Afwan kini telah disemayamkan di tempat peristirahatan terakhirnya di Taman Makam Bahagia (TMB) Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Prosesi pemakaman yang dilakukan pada Sabtu (30/12021) kemarin diiringi haru rombongan pengantar jenazah pria berusia 54 tahun itu.
Istri hingga anak-anak almarhum Captain Afwan tampak tak kuat menahan air mata di depan pusara sang ayah.
Keluarga dan kerabat yang datang ke lokasi pemakaman pun terlihat terus menguatkan istri dan anak-anak almarhum agar ikhlas dan tegar melepas kepergian Captain Afwan menghadap sang Khaliq.
Baca juga: Duka Pramugari Sriwijaya Air di Pemakaman Captain Afwan: Almarhum Sosok yang Selalu Ngingetin Sholat
Meninggalnya Captain Afan bukan hanya duka bagi keluarga, namun sesama rekan kerja mengaku sangat kehilangan sosok sang Kapten.
Pilot dan pramugari yang mengantar jasad Captain Afwan ke tempat peristirahatan terakhirnya itu pun sempat memanjatkan doa dan menabur bunga diatas makam Captain Afwan.
Ratih, pramugari Sriwijaya Air kepada TribunnewsBogor.com mengatakan, sosok almarhum Captain Afwan merupakan orang yang dikenal cukup baik dilingkungan tempat kerjanya.
Menurutnya, almarhum Captain Afwan merupakan salah satu pilot senior yang cukup disegani.
"Beliu itu orangnya baik sama siapapun," kata wanita berkerudung merah ditemani tiga pramugari lainnya yakni Naning, Siti, dan Gina.
Hal senada dikatakan Naning yang juga merupakan pramugari Sriwijaya Air.
Naning bersama pilot dan pramugari yang turut mengantarkan jenazah Captain Afwan pun turut melakukan tabur bunga hingga perngormatan terakhir untuk pilot yang menjadi korban musibah kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 tersebut.
Lebih lanjut ia menceritakan, ia pun sudah berkunjung ke rumah duka untuk menyampaikan rasa bela sungkawa kepada keluarga sang kapten.
"Kami memang sebelum ke pemakaman sempat ke rumah duka dulu, kebetulah kami yang datang memang sedang tidak tugas," kata Naning, Sabtu (30/1/2021)
Naning kembali mengingat memorinya saat mendapat kabar jika pesawat Sriwjaya Air SJ 182 mengalami kecelakaan usai take off dari Bandara Soekarno-Hatta.
"Saat itu kami semua syok mendapat kabar tersebut," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pramugari-sriwijaya-air.jpg)