Temukan Mbah Maridjan, dr Hastry Ngaku Merinding Lihat Jasad Juru Kunci Merapi: Tubuhnya Ketutup Abu

Mbah Maridjan, sang juru kunci Gunung Merapi ini meninggal dunia jadi korban letusan Gunung Merapi pada 26 Oktober 2010.

Penulis: Uyun | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
kolase Youtube Denny Darko
temukan Mbah Maridjan, ini cerita dr Hastry ngaku merinding lihat jasad juru kunci Merapi 

"Wajahnya keras tertutup debu panas, jadi perlu dikerok, buat dilihat. Dari baju aja sulit untuk identifikasi karena ketutup abu panas," ujar dr Hastry.

Guru di Lamongan Jalin Hubungan Gelap dengan Murid, Ancam Korban Pakai Video Mesum

Permohonan Pembantaran Belum Disetujui Polisi, Habib Rizieq Khawatir Nasibnya Seperti Ustadz Maaher

Menurut sang dokter forensik, penyabab Mbah Maridjan meninggal dunia ini karena menghirup abu panas.

"Itu meninggalnya karena terhirup apa karena melekat ke tubuh?" tanya Denny Darko.

"Karena terhirup, mengganggu saluran pernafasan," jawab dr Hastry.

"Kan terhirup masuk ke hidung, awan panas sama pasir masuk jadi satu, Jadi korban langsung meninggal di tempat," tambah dr Hastry.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman jumlah korban meninggal akibat bencana erupsi Gunung Merapi mencapai 277 orang.

Dari ratusan korban meninggal tersebut, satu diantaranya adalah Mbah Maridjan, sang juru kunci Gunung Merapi.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved