Breaking News:

Fakta Unik Warga Desa Ramai-ramai Beli Mobil Baru, Dikirim Bersamaan: Totalnya 176 Unit Mobil Baru

Truk towing yang mengantarkan mobil baru itu sampai berbaris menunggu antrean di kampung tersebut untuk mengirimkan unit mobil baru.

Penulis: Damanhuri
Editor: Vivi Febrianti
Istimewa/TribunJatim.com
Warga satu desa di Tuban ramai-ramai beli mobil baru 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Warganet sempat dibuat heboh dengan video warga desa ramai-ramai beli mobil baru.

Video yang viral di media sosial itu rupanya memang kejadian nyata.

Truk towing yang mengantarkan mobil baru itu sampai berbaris menunggu antrean di kampung tersebut untuk mengirimkan unit mobil baru.

Sebab, mobil datang bersamaan di hari yang sama.

Bahkan, saat ini sudah ratusan unit mobil baru yang dikirim showroom mobil ke wilayah desa tersebut.

Baca juga: Kisah Bayi Laki-laki Dijual dengan Harga Rp 28 Juta, Sosok Orangtua Korban Masih Menjadi Misteri

Baca juga: Sosok Wali Kota yang Gelar Pesta Ulang Tahun di Vila Puncak Terungkap, Pemkot Minta Maaf

Baca juga: Cerita Gadis SMA 2 Tahun Dinodai Kakeknya, Awalnya Korban Diraba saat Tidur di Kamar: Terpaksa

Warga yang ramai-ramai membeli mobil baru ini merupakan warga warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Hal itupun dibenarkan oleh Giharto, Kepala Desa Sumurgeneng.

"Benar terkait warga ramai-ramai beli mobil baru, kabarnya kemarin datang lagi dari Gresik atau Surabaya," kata Kepala Desa Sumurgeneng, Gihanto, Selasa (16/2/2021).

Viral di Medsos

Video yang memperlihatkan puluhan mobil baru diantar ke sebuah desa di Tuban, Jawa Timur viral di media sosial.

Video itu pertama kali diunggah oleh akun Tiktok @rizkii.02 pada Minggu (14/2/2021).

Dalam video tersebut memperlihatkan puluhan truk yang mengangkut mobil-mobil baru.

Baca juga: Pengakuan Pembunuh Janda Muda Asal Subang di Bali: Korban Tewas Usai Berhubungan Badan

Baca juga: Janda Muda Tewas Usai Layani Pelanggan di Kamar, Korban Sempat Teriak Dalam Kondisi Tanpa Busana

Truk tersebut berjajar di jalanan kampung dan antri untuk menuju ke rumah pembeli.

Di atas truk-truk itu terdapat beragam mobil baru dari berbagai merk.

Dari keterangan yang ditulis pengunggah, mobil itu dibeli oleh sejumlah orang dalam satu desa yang sama.

"Satu desa borong mobil.mantap..!!" tulis keterangan di dalam video.

Unggahan ini pun mendapat banyak komentar dari para netizen.

176 Mobil Baru

Video puluhan mobil baru tersebut direkam pada Minggu (14/2/2021) di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Total ada 17 mobil yang dibeli oleh warga setempat pada hari itu.

Sedangkan total keseluruhan mobil yang dibeli warga desa tersebut ada 176 mobil dengan pengirimina secara bertahap.

Bahkan satu rumah bisa membeli 2 atau 3 mobil.

Pengakuan PSK Muda Nekat Jual Diri Meski Sedang Hamil Tua : Mungkin Sensasinya Beda Kali

Pengakuan Ayah yang Nodai Putri Kandungnya, Jeritan Korban Terdengar Sang Ibu di Balik Dinding Kamar

Tak hanya membeli mobil baru, sejumlah warga ada juga yang membeli mobil second atau bekas.

"Sampai sekarang sudah ada sekitar 176 mobil baru yang datang, terakhir kemarin ada 17 mobil baru," ungkap Kepala Desa (Kades) Sumurgeneng, Gihanto.

Dapat Uang Gusuran

Warga yang ramai-ramai membeli mobil baru rupanya habis mendapatkan uang gusuran tanah.

Sebab, tanah mereka dibeli oleh Pertamina sebagai ganti rugi pembangunan kilang minyak GRR.

Kilang minyak tersebut memiliki luas sekitar 1.050 hektare.

Terdiri dari 821 ha lahan darat yang tersebar di Desa Kaliuntu, Wadung, Sumurgeneng, perhutani dan KLHK serta sisanya reklamasi laut.

Rencananya kilang ini akan beroperasi pada tahun 2024.

Kilang ini merupakan kerja bareng antara PT Pertamina dan Rosneft dari Rusia senilai Rp 225 Triliun.

Dia menjelaskan, warga yang membeli mobil itu karena telah mendapat hasil penjualan tanah dari grass root refinery (GRR) kilang minyak yang melibatkan Pertamina-Rosneft perusahaan asal Rusia.

Baca juga: KRONOLOGI Ayah Kandung Tewas Dibacok Anaknya Sendiri, Curiga Karena Masakan Orangtuanya Asin

Video yang memperlihatkan puluhan mobil baru diantar ke sebuah desa di Tuban, Jawa Timur viral di media sosial.
Video yang memperlihatkan puluhan mobil baru diantar ke sebuah desa di Tuban, Jawa Timur viral di media sosial. (ISTIMEWA)

Nilai penjualan yang tidak sedikit diyakini membuat warga ingin membeli mobil, yang bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Hingga kini mulai sejak warga mendapat pencairan dari penjualan tanah, sudah ada ratusan warga yang membeli mobil.

Kades pun mengungkap pendapatan warga dari hasil penjualan tanah, yang jika dirata-ratakan mencapai Rp 8 miliar.

Bahkan, ada warga yang dengan kepemilikan lahan 4 hektar menerima Rp 26 miliar. Ada juga warga Surabaya yang memiliki lahan di sini mendapat Rp 28 miliar.

Sebab, Pertamina menghargai tanah Rp 600-800 ribu per meter, jauh lebih tinggi dari harga tanah pada umumnya di sini.

Di Desanya sendiri terdapat 840 KK, sedangkan yang lahannya dijual karena masuk penetapan lokasi (penlok) kilang minyak ada sekitar 225 KK.

"Ya memang kondisinya begitu, dapat uang lalu beli mobil, ada juga yang dibelikan tanah lagi maupun bangun rumah juga," pungkasnya.

Sementara itu, seorang warga setempat, Mulyadi yang juga menjual tanahnya mengaku, membeli mobil karena untuk kebutuhan sehari-hari.

Ia tak merinci berapa yang didapat dari hasil penjualan tanah miliknya untuk proyek kilang minyak Pertamina-Rosneft ini.

"Tanah saya 1/2 hektare, sebagian uangnya untuk membeli mobil," tutupnya tak menyangka.

(TribunnewsBogor.com/Tribun Jatim)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved