Garang Saat Ngamuk di Pos Penyekatan Cilegon, Uti Ngaku Dilukai Petugas : Wajar Kan Gue Ngebela Diri
Beda dari saat konferensi pers, wanita bernama Gustuti Rohmawati tersebut justru mengaku terpancing kalimat yang diteriakan petugas.
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Dalam konferensi pers bersama kepolisian, Gustuti meralat ucapannya.
Bahwa ia sebenarnya pergi ke Anyer untuk menjenguk saudaranya yang sakit.
Namun, Gustuti tetap bersikukuh bahwa kepergiannya ke Anyer bukan untuk berwisata.
"Padahal tujuan saya bukan untuk berwisata ke pantai anyer melainkan untuk menjenguk saudara saya yang sakit. Namun persyaratan yang diminta petugas, saya tidak memenuhinya," ungkap Gustuti.

Dikonfirmasi melalui Kapolsek Ciwandan, AKP Ali Rahman mengatakan insiden tersebut terjadi saat petugas memberhentikan mobil yang dikendarai Uty Rahardja atau yang ternyata bernama asli Gustuti Rohmawati.
"Tadi ada sedikit kesalahpahaman, saat kita tanya keperluannya kemana tidak menjawab dengan jelas. Kemudian saat diminta menunjukkan identitasnya, yang bersangkutan tidak bisa menunjukannya," kata Kapolsek Ciwandan, AKP Ali Rahman saat ditemui, Minggu (16/5/2021).
Ali menyebutkan, Gustuti emosi dan melontarkan kata-kata dengan nada tinggi kepada petugas lantaran dilarang menuju Anyer untuk bertakziah.
Disamping itu, kata dia, insiden tersebut sempat memanas karena sopir melajukan mobil hingga menabrak barier pembatas jalan.
"Mobil yang ditumpangi Gustuti tetap melaju dan menabrak pembatas jalan saat ditanya oleh petugas," jelasnya.
Ia menyebutkan insiden tersebut tidak berlangsung lama, petugas akhirnya meminta untuk pengemudi melakukan putar balik agar situasi aman terkendali.
"Tadi sudah kita minta putar balikkan yang bersangkutan," katanya.