Breaking News:

Sembako Akan Dipajaki, Anggota DPR Sebut Sri Mulyani Coreng Citra Jokowi yang Peduli Rakyat Kecil

Hal itu tentu saja menuai kontroversi di tengah masyarakat, apalagi saat ini kita sedang dalam kondisi pandemi Covid-19.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Tribunews.com/Kompas.com
Presiden Joko Widodo dan Menkeu Sri Mulyani 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Publik saat ini sedang diramaikan dengan kabar sembako, kesehatan dan pendidikan akan dikenai pajak.

Hal itu tentu saja menuai kontroversi di tengah masyarakat, apalagi saat ini kita sedang dalam kondisi pandemi Covid-19.

Kebijakan itu dinilai akan semakin menyulitkan masyarakat.

Meski begitu, pemerintah berjanji bahwa kebijakan itu tidak akan diterapkan tahun ini.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menilai Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mencoreng citra pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sangat peduli rakyat kecil.

Hal tersebut disampaikan Misbakhun menyikapi polemik rencana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) sembako dan sektor pendidikan.

"Polemik yang terjadi dan penolakan keras di masyarakat atas rencana Menkeu Sri Mulyani ini sangat memengaruhi citra Presiden Jokowi dan pemerintahan yang dikenal sangat pro-rakyat kecil," ujar Misbakhun, dilansir dari Tribunnews.com, Sabtu (12/6/2021).

Misbakhun menyebut, sembako, sektor pendidikan, dan keesehatan tidak boleh dipajaki, karena ketiga sektor itu merupakan amanat konstitusi dalam rangka mewujudkan kesejahteraan sebagai tujuan negara.

"Kalau beras dijadikan objek pajak dan dikenakan PPN, pengaruhnya pada kualitas pangan rakyat. Rakyat butuh pangan yang bagus agar kualitas kehidupan mereka juga baik," kata Misbakhun.

"Pendidikan itu menunjukkan kualitas SDM sebuah negara. Kalau pendidikan sampai dijadikan objek pajak dan dikenakan tarif PPN, kualitasnya akan terpengaruh," sambungnya.

Baca juga: Gelar Bukber Virtual, Indocement Bagikan 2000 Paket Sembako untuk Warga Bogor

Baca juga: Bicara Soal Isu Reshuffle Kabinet, Fadli Zon Puji Sandiaga Uno, Sebut Sri Mulyani Perlu Dievaluasi

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved