Manfaat Alpukat

Bahaya Makan Alpukat untuk Orang dengan Kriteria Ini, Menyebabkan Muntah hingga Penipisan Darah

Selain memiliki banyak manfaat bagi tubuh, ternyata alpukat juga berbahaya dikonsumsi oleh orang yang memiliki penyakit tertentu.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
(PIXABAY/JURAJ VARGA)
Ilustrasi alpukat. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Selain memiliki banyak manfaat bagi tubuh, ternyata alpukat juga berbahaya dikonsumsi oleh orang yang memiliki penyakit tertentu.

Efek yang ditimbulkan bisa jadi demam, muntah dan sebagainya.

Maka dari itu, kita sebaiknya memperhatikan apakah kondisi tubuh kita bisa mengonsumsi alpukat atau tidak.

Hal itu dilakukan agar manfaat alpukat bisa dirasakan maksimal oleh tubuh.

Alpukat diketahui mengandung banyak potasium, vitamin K, folat, vitamin C, vitamin B5, vitamin B6, dan vitamin E.

Buah satu ini juga diketahui kaya akan magnesium, mangan, tembaga, zat besi, seng, fosfor, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin B3.

Namun rupanya tidak semua orang bisa mengonsumsi buah alpukat.

Ada beberapa kondisi seseorang yang tidak disarankan untuk mengonsumsinya karena efek samping yang dianggap bisa membahayakan.

Inilah beberapa kriteria orang tersebut.

1. Hipersensitivitas

Orang yang menderita hipersensitivitas harus menghindari makan alpukat.

Mengonsumsinya dapat menyebabkan reaksi kulit, muntah, demam, bahkan asma.

2. Kerusakan hati

Beberapa jenis alpukat diketahui mengandung estragole dan anethole yang bisa merusak hati bila dikonsumsi berlebihan.

Seseorang dengan ganggun fungsi hati menjadi tidak disarankan mengonsumsi ini karena khawatir kondisinya akan lebih parah.

Baca juga: Diet Alpukat 3 Hari Ini Bisa Turunkan Berat Badan 3 Kg Lho, Berani Coba ?

Baca juga: 5 Menu Diet Alpukat yang Enak dan Mudah Dibuat di Rumah, Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

3. Sensitivitas terhadap lateks

Orang yang sensitif terhadap lateks pun harus menghindari kondisi alpukatkarena bisa menyebabkan reaksi alergi parah.

Hal ini karena alpukat karena meningkatkan tingkat antibodi IgE serum dalam tubuh yang dapat menyebabkan reaksi alergi tersebut.

4. Sedang mengonsumsi obat tertentu

Seseorang yang tengah mengonsumsi obat anti inflamasi sebaiknya tidak dulu mengonsumsi alpukat.

Alpukat diketahui bisa menurunkan efek obat tersebut dan menyebabkan penipisan darah.

5. Kolesterol sangat rendah

Selama ini memang banyak penelitian yang menyebutkan bahwa alpukatbisa menurunkan kadar kolesterol sehingga cukup direkomendasikan bagi penderita kolesterol tinggi.

Sebaliknya, alpukat tidak direkomendasikan bagi orang-orang dengan kadar kolesterol yang ekstrem rendah.

Dalam alpukat terdapat beta-sitosterol yang menyerap kolesterol yang diperlukan dari tubuh sehingga bisa sangat berbahaya bagi orang dengan status kolesterol sangat rendah.

Baca juga: Manfaat Buah Alpukat untuk Ibu Hamil, Mencegah Bayi dari Gangguan Tulang

Baca juga: 5 Olahan Alpukat yang Enak dan Sederhana, Cocok untuk Program Diet Buat di Rumah

6. Iritasi Gastrointestinal

Seseorang yang memiliki iritasi saluran pencernaan sangat tidak disarankan mengonsumsi alpukat hingga ia sembuh.

Iritasi akan menjadi lebih parah saat alpukat ini tetap dikonsumsi.

Bila termasuk kriteria orang-orang di atas sebaiknya hindari dulu mengonsumsi alpukat ya!

Manfaat Biji Alpukat untuk Kecantikan

Sudah banyak orang yang mengetahui manfaat buah Alpukat untuk kesehatan hingga kecantikan.

Namun apakah Moms sudah tau bahwa biji Alpukat juga memiliki manfaat yang tak kalah baik dibandingkan dagingnya?

Khusus untuk kecantikan, biji alpukat ini begitu direkomendasikan.

Biji alpukat memiliki sifat bakterisida dan fungisida yang bisa membantu menetralisir berbagai mikroorganisme berbahaya.

Selain itu, biji ini pun mengandung saponin yang meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh kita menyingkirkan kolesterol jahat.

Biji Alpukat ini pun mengandung kalsium, magnesium, dan vitamin C.

Lalu bagaimana ya Moms memanfaatkannya untuk kecantikan?

Berkat efek antibakterinya, biji alpukat sangat cocok dengan jerawat, rambut berminyak, dan ketombe.

Kandungan biji Alpukat juga memiliki pengaruh baik pada warna kulit dan kesehatan rambut kita.

Baca juga: Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil, Mecegah Komplikasi hingga Cacat Syaraf pada Janin

Baca juga: Mengintip Kampung Alpukat di Mulyaharja Bogor, Ada yang Sudah Panen dan Baru Tumbuh Bunga

Inilah beberapa rekomendasi pemakaiannya.

1. Scrub

Campurkan parutan biji alpukat dengan kopi bubuk.

Lalu tambahkan garam laut, dan oleskan pada kulit Moms dengan gerakan lembut.

2. Krim wajah

Parut biji lalu campurkan air hangat hingga terlihat seperti pasta.

Untuk efek yang lebih baik, tambahkan beberapa tetes minyak tea tree.

Terapkan perawatan hanya ke jerawat Moms dan biarkan selama 4-6 menit.

3. Masker wajah

Campurkan parutan biji dengan ekstra clay, tambahkan air, dan oleskan ke wajah Moms.

Hindari penerapan pada area mata. Setelah 15 menit, bersihkan wajah dan oleskan krim pelembab.

4. Masker rambut

Tambahkan air dalam panci dengan biji alpukat parut.

Rebus air pada suhu rendah selama 30 menit.

Saring campuran dan bilas rambut Moms dengan air ini setelah Moms mencucinya.

(TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti/Nakita.grid.id/Anisyah Kusumawati 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved