Terapis Pijat Panggilan Diperdaya 3 Pemuda Hingga Pingsan di Ranjang, Tarif 90 Menit Rp 250 Ribu
NH tak menyangka mengalami nasib apes saat datang ke kosan pelanggan yang memesannya untuk dipijat.
Saat kabur para tersangka juga sempat membawa HP dan uang korban senilai Rp 40 ribu yang disimpan dalam dompet.
Meski para tersangka keluar kamar, suami korban masih belum menyadari peristiwa itu.
Dia baru masuk ke kamar setelah waktu pijat sudah habis.
"Akhirnya suami korban memberanikan diri untuk masuk kedalam kamar dengan didampingi penjaga kos. Saat membuka pintu, suami korban mendapati istrinya sudah tergeletak tidak sadarkan diri di atas kasur," terang alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2009 itu.
Suami korban sontak panik dan berupaya membangunkan istrinya itu.
Dia juga geram saat mendapati luka memar di wajah dan punggung istrinya.
Bahkan, hidung korban juga mengeluarkan darah akibat bogem mentah dari para tersangka.
Beruntung, tidak berselang lama, korban akhirnya tersadar sambil menangis.
Pelaku Ditangkap
Para pelakau tak bisa berkutik saat dilakukan penangkapan oleh aparat kepolisian

Awalnya, sang suami yang tak terima dengan yang dialami oleh istrinya kemudian melapor ke polisi.
Berbekal laporan itu, anggota opsnal langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan tersangka Farchan di tempat kerjanya Jalan Teratai.
"Usai melakukan pemerkosaan itu, tersangka Farchan bersembunyi di tempat kerjanya di sebuah warung kopi Jalan Teratai, Tambaksari. Dari keterangannya, kami amankan dua tersangka lain di rumahnya masing-masing," tandas Akay kepada TribunJatim.com.
(TribunnewsBogor.com/Tribun Jatim)