IPB University
Business Talk Series SB IPB University Jadi Wahana Bedah Buku Platform Perikanan Nasional
Ichsan Firdaus mengatakan platform perikanan nasional diperlukan karena melihat adanya inkonsistensi.
Ichsan Firdaus menyatakan bahwa platform perikanan nasional memang diperlukan karena melihat adanya inkonsistensi.
Ia menegaskan bahwa platform ini penting untuk menjaga konsistensi.
“Diskusi terkait potensi perikanan sering dilakukan tetapi tidak melihat “the sleeping giant” dibangun secara optimal,” ujarnya.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo mengatakan bahwa kebijakan tata kelola kemaritiman semakin dibutuhkan sebagai katalis kompleksitas dari hulu ke hilir perikanan nasional.
“Platform yang diusulkan ini bisa menjembatani multi stakeholders dan key players di bidang perikanan supaya tetap dalam koridor SDGs Nasional dengan penekanan pada dua kata yaitu ‘progresif’ dan responsif,” katanya.
Selain itu, tambahnya, untuk mengatur hubungan kooperatif antara pemanfaatan hasil riset dan praktik usaha serta manajemen sistem perikanan.
“Semoga platform ini dapat mendukung lahirnya solusi yang konkret dalam membangun birokrasi lebih efektif dan meningkatkan daya saing,” tutupnya.
Sjarief Widjaya yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan Trenggono menyambut baik adanya buku ini sesuai dengan arahan presiden.
Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi harus inklusif dan menjadi bagian penting bagi penyelesaian SDGs.
“Saya berharap seluruh stakeholders dapat bersinergi supaya kelautan dan perikanan dapat menjadi prime mover,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/sekolah-bisnis-ipb.jpg)