Breaking News:

IPB University

Jokowi Ingatkan Para Rektor Tantangan di Dunia Industri, Rektor IPB University : Perluas Akses KIP

Presiden Joko Widodo menghimbau para rektor agar perguruan tinggi memberikan bobot satuan kredit semester (SKS) yang lebih besar untuk mahasiswa.

Editor: Soewidia Henaldi
IPB University
Rektor IPB University Prof Arif Satria saat memberikan sambutan dalam perhelatan Konvensi Kampus XVII dan Temu Tahunan XXIII Forum Rektor Indonesia 2021 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dalam perhelatan Konvensi Kampus XVII dan Temu Tahunan XXIII Forum Rektor Indonesia 2021, beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo menghimbau para rektor agar perguruan tinggi memberikan bobot satuan kredit semester (SKS) yang lebih besar untuk mahasiswa belajar ke dunia industri.

“Pandemi dan perkembangan revolusi industri 4.0 harus diimbangi dengan memperkuat edutech institutions. Teknologi paling mendasar saat ini adalah pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital. Digital learning bukan hanya digunakan untuk memfasilitasi proses pembelajaran antar dosen dan mahasiswa, tapi yang paling penting adalah memfasilitasi mahasiswa belajar ke siapapun, dimanapun dan tentang apapun juga. Terutama pembelajaran dari para praktisi termasuk pelaku industri, ini sangat penting untuk difasilitasi,” ujar Joko Widodo.

Menurutnya, eksposur mahasiswa dan dosen pada industri dan teknologi di masa depan harus ditingkatkan.

“Pengajar dan mentor dari pelaku industri, magang mahasiswa ke dunia industri bahkan industri sebagai tenant dalam kampus harus ditambah. Termasuk organisasi, praktisi lainnya juga harus diajak berkolaborasi,” imbuhnya.

Mahasiswa juga harus difasilitasi untuk mampu bersaing di pasar kerja yang semakin terglobalisasi.

“Harus mampu menjadi industri yang menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan status sosialnya dan menjadikan dirinya naik kelas,” tuturnya.

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), menjadi salah satu instrumen penting bagi mahasiswa untuk belajar ke siapa saja, dimana saja.

“Kita harus mempersiapkan masa depan mereka dan masa depan bangsa. Mahasiswa harus di update dengan perkembangan terkini. Mahasiswa harus disiapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang relevan untuk zaman. Dunia perguruan tinggi sangat membutuhkan kolaborasi antara praktisi dan pelaku industri. Di samping itu, industri butuh talenta, inovasi dan teknologi dari perguruan tinggi. Untuk itu, ajak industri untuk ikut mendidik para mahasiswa. Tentunya sesuai dengan kurikulum industri bukan kurikulum dosen. Ini agar para mahasiswa memperoleh pengalaman berbeda,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Rektor Indonesia Prof Arif Satria menyampaikan bahwa dalam konteks pendidikan tinggi, FRI mengharapkan pemerintah dapat membantu memperluas akses dan jangkauan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Tingkatkan pula bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa, menambah bantuan kuota internet bagi mahasiswa dan dosen serta membantu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan mengupayakan model pendanaan alternatif sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap dunia pendidikan tinggi,” ujar Rektor IPB University.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved