Manfaat Alpukat

Manfaat Alpukat untuk Lambung, Mengurangi Peradangan dan Mengeluarkan Cairan Empedu

Tak banyak yang tahu, ternyata mengonsumsi alpukat memiliki manfaat bagi lambung atau penyakit GERD.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Juraj Varga/Pixabay
ilustrasi - Manfaat dan khasiat buah alpukat 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sudah jadi rahasia umum kalau buah alpukat memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh.

Satu dari sekian banyak manfaat mengonsumsi alpukat yakni bisa mengatasi penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau sering disebut maag.

Seperti diketahui, buah alpukat mengandung beberapa jenis vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh.

Di antaranya yakni mengandung zat besi, mangan, fosfor, tembaga, zinc, vitamin A, B1 (tiamin), B2 (riboflavin), dan B3 (niasin) dalam jumlah kecil.

Meski termasuk buah yang kaya akan lemak, tapi alpukat aman dikonsumsi karena rendah kalori.

Dalam buahnya, alpukat memiliki kandungan 160 kalori, 15 gram lemak sehat (2,1 gram lemak jenuh, 1,8 gram lemak tak jenuh ganda, dan 10 gram lemak tak jenuh tunggal) dan 2 gram protein.

Tak heran jika alpukat disebut dengan buah yang berlemak tinggi.

Belum banyak yang tahu kalau alpukat memiliki manfaat untuk mengatasi GERD karena kaya akan serat yang larut maupun tidak larut.

Selain itu, buah alpukat memiliki sifat menenangkan usus, mencegah sembelit serta mencegah peradangan pada usus atau gejala yang sama.

Baca juga: Meredakan Sakit Kepala hingga Menyembuhkan Kejang, Ini Manfaat Daun Alpukat serta Cara Mengolahnya

Baca juga: Ini Rahasia Kulit Lembap dan Halus, Ternyata Hanya Pakai Alpukat, Simak Caranya

Kandungan yang ada di dalam alpukat itu menyebabkan orang yang mengonsumsi alpukat dapat mengurangi peradangan, meningkatkan kadar kolesterol dan mengeluarkan cairan empedu dan lambung untuk menjaga keasaman.

Dengan terjaganya keasaman dalam perut, makanan yang dikonsumsi akan dicerna dengan lebih efisien.

Dilansir dari Grid.id, alpukat juga mengandung alkali yang artinya buah alpukat memiliki tingkat PH yang tinggi sehingga alpukat kaya akan antioksidan dan menjadi salah satu kunci yang membantu mengurangi refluks asam.

Alpukat yang relatif tinggi lemak, yaitu sekitar 15%, dapat digunakan untuk mengisi perut lapar yang dapat bertahan tiga hingga lima jam (efektif tiga jam) tanpa adanya keinginan makan lagi.

Hal tersebut menyebabkan perasaan perut kenyang lebih lama sehingga berpotensi makan dengan kalori yang sedikit.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved