Timbulkan Kerumunan dan Langgar Jam Operasional, Outlet Manager Holywings Kemang Jadi Tersangka

Outlet Manajer Holywings ditetapkan tersangka terkait kasus kerumunan dan pelanggaran jam operasional di Holywings Kemang, Mampang Prapatan

Editor: Tsaniyah Faidah
instagram
Tempat Usaha Holywings Kemang, dikenakan sanksi Penutupan Sementara 3x24 jam oleh Petugas Satpol PP DKI Jakarta 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Polda Metro Jaya menetapkan Outlet Manajer Holywings Kemang Joseph Ado sebagai tersangka.

Ditetapkannya Joseph sebagai tersangka setelah polisi melakukan penyidikan terkait kasus kerumunan dan pelanggaran jam operasional di Holywings Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyidik juga telah melakukan gelar perkara.

"Penanganan sampai dengan hari ini, berdasarkan hasil penyidikan oleh teman-teman Krimum Polda Metro Jaya, ditetapkan satu tersangka inisial JAS," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Langgar Hukum Polusi Udara di Jakarta, Jokowi dan Anies Baswedan Divonis Bersalah, Ini Sanksinya

Yusri membenarkan bawah inisial JAS yang dimaksud adalah Outlet Manajer Holywings Kemang.

"Ini adalah Outlet Manajer Holywings Kemang. Penyidik sudah memeriksa saksi-saksi yang ada dan gelar perkara," ujar dia.

Sebelumnya, Satpol DKI Jakarta membekukan sementara izin Holywings Kemang, Mamapang Prapatan, Jakarta Selatan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin mengatakan, sanksi tersebut merupakan bagian dari upaya menyelamatkan nyawa manusia agar tidak terpapar Covid-19.

"Tindakan sanksi ini adalah bagian upaya dari penyelematan nyawa setiap orang," kata Arifin di Holywings Kemang, Jakarta Selatan, Senin (6/9/2021) malam.

Baca juga: Gelaran Formula E Tuai Pro dan Kontra, Mayoritas Warga Jakarta Dukung DPRD Interpelasi Anies

Menurut Arifin, penanganan Covid-19 membutuhkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Kita berharap pandemi di Jakarta terus bisa dikendalikan. Penyebaran Covid ini bisa terus turun dan semua itu harus dibarengi dengan kesadaran kita dan seluruh pihak untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan," ujar dia.

Pembekuan sementara izin Holywings Kemang ditandai dengan pemasangan spanduk di bagian depan kafe.

"Pembekuan Sementara Ijin Selama Masa Pemberlakuan Masa PPKM," demikian bunyi tulisan di spanduk tersebut.

Arifin mengatakan, sanksi tersebut diberikan karena Holywings Kemang telah melanggar jam operasional sebanyak 3 kali sepanjang 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved