Belajar Bahasa dari Upin dan Ipin, Djoko Kuras ATM Wisatawan di Bogor

Tak hanya di Kota Bogor, pelaku juga melakukan penipuan di kawasan wisata Lembang, Bandung.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Para pelaku penipuam dengan modus berpura pura sebagai wiaatwan asing untuk menipu wisatawan di kota bogor dengan cara tukar atm. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingha Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Djoko, melakukan penipuan di Kota Bogor dengan modus berpura-pura menjadi wisatwan asing asal Brunei.

Dalam menjalankan aksi kejahatannya Djoko dibantu oleh empat orang lainnya yakni Adi, Bimo, Usman.

Sedangkan RN, kini masih dalam pengejaran pihak Kepolisian.

Tak hanya di Kota Bogor, pelaku juga melakukan penipuan di kawasan wisata Lembang, Bandung.

Dalam melancarkan aksinya, Djoko berbicara menggunakan logat bahasa Melayu.

Djoko mengaku ia belajar bahasa Melayu dari film kartun.

"Saya belajar logat bahasa jiran dari film Upin-Ipin," katanya.

Di Kota Bogor komplotan ini sudah melakukan aksi penipuan sebanyak lima kali, terakhir kepada seorang wisatawan berinisial AS yang sedang berwisata dan menginap disalah satu hotel disekitar jalur Sistem Satu Arah (SSA).

Ketika itu AS yang sedang melakukan aktivitas di Jalan Ottoiskandardinata sudah menjadi target penipuan oleh tersangka Adi yang bertugas mencari target.

Dengan kemampuannya berkomunikasi tersangka Adi mendekati calon korbannya hingga akrab.

Setelah itu kemudian Djoko datang untuk berpura-pura menanyakan alamat.

"Saya dan Adi pura-pura tidak kenal, setelah dikasih isyarat atau kode saya datang pura-pura menanyakan alamat dengan menggunakan logat melayu, saya tanya Sorry Pa'ci boleh tanye, disini mane jalan jambu due keuh?," kata Djoko memperlihatkan kemahirannya menggunakan bahasa asing.

Singkat cerita kemudian korban AS dan tersangka Adi pergi bersama sama mengantar tersangka Joko ke wilayah Jambu Dua menggunakan satu mobil

Dalam perjalanan kemudian tersangka Djoko dan Adi menjalankan skenario berpura-pura berbicara soal investasi hingga akhirnya korban pun percaya dan ikut dalam perbincangan tersebut hingga akhirnya korban pun tergiur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved