Breaking News:

Grand Final Putri Otonomi Daerah, Wakil Kabupaten Bogor Gandeng UMKM Buat Video Edukasi Soal Sampah

Putri Otonomi Daerah Kabupaten Bogor terus melakukan persiapan menjelang grand final pemilihan Putri Otonomi Daerah, Selasa (28/9/2021).

TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Putri Otonomi Daerah Kabupaten Bogor terus melakukan persiapan menjelang grand final pemilihan Putri Otonomi Daerah, Selasa (28/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGOMBONGPutri Otonomi Daerah Kabupaten Bogor terus melakukan persiapan menjelang grand final pemilihan Putri Otonomi Daerah, Selasa (28/9/2021).

Putri Otonomi Daerah Kabupaten Bogor menjadi delegasi untuk mewakili Jawa-Bali dalam ajang pemilihan Putri Otonomi Daerah.

“Kabupaten Bogor saat ini sudah lolos 5 besar dari 416 kabupaten seluruh Indonesia. Kabupaten Bogor saat ini tidak hanya mewakili Jawa Barat akan tetapi mewakili Jawa-Bali ”ucap Devi Purnamasyari, Putri Otonomi Daearh Kabupaten Bogor kepada TribunnewsBogor.com.

Sebagai salah satu bentuk tugas dan syarat penilaian, Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) memberikan tugas sebagai bentuk penilaian virtual dalam bentuk video.

“Semua Putri Otonomi Daerah diwajibkan untuk membuat video edukasi mengenai sampah,” ucapnya.

Persiapan tersebut dilakukan sebagai ajang untuk memenuhi tugas dan memenuhi syarat penilaian yang diberikan oleh APKASI.

Penilaian ini merupakan bagian dari pelaksanaan penilaian untuk menentukan siapa yang menjadi pemenang di Putri Otonomi Daerah.

Terkait hal tersebut, Putri Otonomi Daerah menggandeng pelaku UMKM pemanfaatan sampah menjadi barang bernilai seni dan ekonomi tinggi yang berlokasi di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

“Kami menggandeng UMKM pemanfaatan sampah untuk membuat video edukasi mengenai sampah” tambahnya.

Hal tersebut dilakukan selain untuk memang edukasi mengenai sampah berharap bisa memberikan edukasi lain mengenai sampah.

“Selain ajakan untuk jangan membuang sampah sembarangan, kami mengangkat sisi lain dari sekedar jangan buang sampah sembarangan ke arah bagaimana caranya memanfaatkan sampah kembali menjadi barang yang bernilai seni dan ekonomi,” tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved