Breaking News:

Kisah Pilu TKW Asal Indramayu 12 Tahun Ditahan Majikan, Dilarang Pulang hingga 5 Tahun Tak Gajian

Perempuan bernama Casmi warga Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu dikabarkan hilang selama 12 tahun.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
Foto istimewa/Keluarga
Casmi (56) Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu yang tertahan pulang di Arab Saudi. 

Menurutnya, masih jarangnya penerbangan di Arab Saudi, dampak dari pandemi Covid-19 menjadi kendala pemulangan Casmi ke tanah air Indonesia.

Casmi pun sampai saat ini masih berada di Shelter KBRI Riyadh setelah dijemput paksa dari rumah majikan, didampingi oleh kepolisian setempat.

"Tapi kalau untuk hak-haknya, sekarang ini sudah selesai dan sudah dibayarkan," ujar dia.

Baca juga: Cerita Pemuda Asal Bogor Pasrah Diperdaya PSK Open BO, Awalnya Kenalan Lewat MiChat

Keluarga saat menyampaikan aduan ke SBMI Cabang Indramayu, Selasa (23/2/2021).
Keluarga saat menyampaikan aduan ke SBMI Cabang Indramayu, Selasa (23/2/2021). (Foto istimewa/SBMI Indramayu)

Majikan Beli Casmi Mahal

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih mengatakan, dalam penjemputan tersebut, pihak KBRI harus melakukan perdebatan cukup lama.

"Karena Casmi ini oleh majikannya ditahan tidak boleh pulang," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (15/10/2021).

Juwarih menyampaikan, alasan majikan terus menahan karena sudah membeli Casmi dengan harga mahal saat direkrut dari agen yang memberangkatkan.

Tidak diketahui secara pasti nominal yang dibayar oleh majikan saat mempekerjakan Casmi, hanya saja disampaikan Juwarih, biayanya tidak sedikit.

Oleh karenanya, pihak majikan kerap menahan Casmi walau sudah didatangi oleh pihak KBRI.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved