Breaking News:

UMK Bogor 2022

Tak Ada Kenaikan, UMK Bogor 2022 Tetap Rp 4,2 Juta

Dari 9 daerah di Jawa Barat yang tidak menaikkan upah minimum, satu di antaranya adalah Kabupaten Bogor.

Penulis: tsaniyah faidah | Editor: Tsaniyah Faidah
Tribun-Papua
UMK Bogor 2022 tidak naik 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bogor 2022 tidak mengalami kenaikan.

Dengan begitu, UMK Bogor 2022 tetap di angka Rp 4,2 juta.

Hal ini sudah diumumkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Selasa (30/11/2021).

Dari 9 daerah di Jawa Barat yang tidak menaikkan upah minimum, satu di antaranya adalah Kabupaten Bogor.

Sudah sah ditetapkan, Bupati Bogor Ade Yasin mengungkap alasan UMK tahun 2022 mendatang tidak naik.

Menurutnya, angka UMK wilayah Kabupaten Bogor tahun ini sudah di atas batas atas upah minimum yang jika dihitung nilainya hanya Rp 3,7 juta.

Sehingga UMK Bogor 2022 sudah tidak dapat dinaikkan, apalagi diturunkan.

Baca juga: Upah Minimum Jabar Sudah Ditetapkan, Berapa UMK Bogor 2022? Segini Besarannya, Bekasi Paling Tinggi

Sebelumnya, Ade Yasin mengaku sudah menampung aspirasi dari para buruh yang meminta agar UMK tahun depan dinaikkan 7,2 persen menjadi Rp4,5 juta.

Melalui surat rekomendasi yang ia kirim ke Gubernur Jawa Barat, Pemkab Bogor mengajukan kenaikan upah.

Namun, lantaran UMK Bogor 2021 sudah melebihi UMK batas atas sesuai PP 36, maka rekomendasi kenaikan UMK Bogor 2021 tidak dapat dikabulkan.

Baca juga: UMK Bogor 2022 Diumumkan Gubernur, Upah Buruh Kota Bogor Naik, Segini Besarannya

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved