Dosen IPB Sebut Sumur Resapan Bukan Solusi Banjir di Jakarta, Yunarto Sindir Anies: Fokus Stadion
Yunarto Wijaya menyindir Anies Baswedan yang seolah sibuk mengurus stadion, sehingga tidak banyak menanggapi soal sumur resapan yang ramai dibicarakan
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
Berdasarkan data yang dipublikasi oleh Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, maka terdapat beberapa lokasi dengan kedalaman muka air tanah sekitar satu sampai dua meter.
"Mahasiswa saya pernah meneliti efektivitas sumur resapan yang dibangun BPDAS di hulu DAS Ciliwung di Cisarua, yang berfungsi baik menurunkan aliran permukaan," tutup Prof Suria.
Menanggapi pernyataan itu, Yunarto pun menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Menurutnya, meski saat ini sedang ramai pemberitaan mengenai sumur resapan namun Anies tak pernah muncul untuk menanggapi.
Padahal sumur resapan ini merupakan program yang digagas oleh sang gubernur.
Baca juga: Anies Baswedan Dikritik Pedas Tina Toon, Program Sumur Resapan Dibilang Tidak Jelas: Hapus Saja
Baca juga: Bantah Wagub DKI, Pengamat Sebut Sumur Resapan Program Anies Bukan Solusi Banjir Jakarta
Ia pun menyindir kalau Anies saat ini tengah sibuk dengan stadion.
"Gubernurnya fokus ttg stadion ajah, urusan ini cukup kontraktor yg jawab...," tulis Yunarto.

Anies Minta Jajarannya Evaluasi Kontraktor
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meminta jajarannya dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan evaluasi kontraktor yang mengerjakan sumur resapan atau drainase vertikal.
Ia meminta jajarannya memastikan pembangunan sumur resapan berjalan dengan optimal dan tidak membahayakan orang lain.
"Kami instruksikan kepada OPD terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk secepatnya mengevaluasi pekerjaan para kontraktor dalam membangun drainase vertikal," kata Anies dalam siaran persnya, Minggu (5/12/2021) seperti dikutip dari Kompas.TV.
Anies menginstruksikan agar kontraktor drainase vertikal transparan sehingga pubik dapat turut mengetahui dan mengawasai pembangunan yang sedang berjalan maupun sumur resapan yang sudah beroperasi.
"Poinnya adalah agar sumur resapan berfungsi dengan optimal dalam mengatasi banjir/genangan, serta tidak membahayakan kepentingan umum seperti pengguna jalan," ujar Anies.
Lebih lanjut, Anies meminta jajarannya untuk mengidentifikasi masalah dan mengambil solusi atas masalah terkait pembangunan sumur resapan.
Anies memerintahkan jajarannya untuk mengumpulkan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek sumur resapan dan menegur para kontraktor agar proses pengerjaan sumur sesuai dengan standar.