Motif Pelaku Rekam 5 Mahasiswi di Majalengka Mandi Terungkap, Videonya Diposting di Medsos

Pria berusia 23 tahun itu kini ditangkap oleh polisi lantaran mengoleksi video para mahasiswi yang sedang mandi.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
YouTube
Ilustrasi wanita di kamar mandi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Seorang pemuda beriniisal ARM harus berurusan dengan polisi akibat ulahnya sendiri.

Pria berusia 23 tahun itu kini ditangkap oleh polisi lantaran mengoleksi video para mahasiswi yang sedang mandi.

Peristiwa ini terjadi di Majalengka, Jawa Barat.

Pelaku ARM ditangkap Sat Reskrim Polres Majalengka dikediamannya di Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka.

Korbannya bukan hanya seorang, pelaku punya video ketika lima mahasiswi itu mandi tanpa busana.

Setelah melakukan pengembangan, pihak kepolisian mengetahui identitas pelaku.

Dari pengembangan juga, perbuatan pelaku terjadi pada rekan-rekan korban lainnya.

"Sehingga korban ada lima inisial NF, SF, EP, NP, NA dengan tindakan pidana yang sama, yakni menyebarkan video temannya yang sedang mandi ke media sosial," jelas Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi, didampingi Kasat Reskrim, AKP Febri Simosi.

Korban Trauma

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Jabar, lima orang mahasiswi mengalami trauma seusai mengetahui mereka direkam saat mandi dan videonya disebar memalui media sosial.

Saat ini, ke-lima orang mahasiswi tersebut masih mendapat pendampingan untuk memulihkan kondisi psikologinya.

Pendampingan pada mereka dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) dan psikolog mitra DP3AKB dan mitra unit PPA Polres atas permintaan pihak universitas.

Wakil Rektor I Universitas Majalengka (Unma), Diding Bajuri, mengatakan, pihaknya telah berkerja sama dengan DP3AKB Majalengka untuk melakukan pendampingan terhadap psikis korban.

Korban juga telah menerima pendampingan dari psikolog yang merupakan mitra DP3AKB.

“Surat resmi permohonan bantuan pendampingan sudah dikirim ke DP3AKB sesuai hasil ratas Rektor Unma dengan pihak DP3AKB didampingi psikolog mitra. Sepengetahuan kami (pendampingan) trauma healing sudah berjalan dan ditangani psikolog,” ujar Diding kepada Tribun, Rabu (23/2/2022).

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved