Demo BEM Bogor

Kumandang Adzan Magrib Hentikan Kericuhan Massa PMII dengan Aparat Keamanan di Bogor

Beberapa tuntutan itu dirasa merupakan tuntutan yang sangat sentral dimasyarakat yang harus segera diselesaikan.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Kondisi terkini masa aksi sebelum membubarkan diri, Senin (11/4/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Massa aksi Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII) sudah mulai membubarkan diri di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Pantauan TribunnewsBogor.com pukul 19.00 WIB massa aksi yang terdiri dari mahasiswa perempuan dan pria ini resmi membubarkan diri usai mereka membacakan tuntutan-tuntutan aksi.

Beberapa tuntutan itu dirasa merupakan tuntutan yang sangat sentral dimasyarakat yang harus segera diselesaikan.

Naiknya harga BBM yang menyebabkan harga bahan pokok melonjak sehingga mengakibatkan harga minyak goreng pun semakin tidak karuan.

Serta menuntut untuk aparat kepolisian mengevaluasi kinerjanya sebagai alat kemanana dan ketertiban masyarakat.

"Sahabat-sahabat mari kita pulang. Kalau tuntutan kita tidak didengar, kita akan berlipat ganda menyampaikan tuntutan kita," ujar orator menggunakan pengeras suara.

Tidak hanya itu, PMII meminta Presiden Joko Widodo untuk segera mengevaluasi jajaran kabinet menteri untuk membereskan dan memastikan komoditas yang menjadi kebutuhan masyarakat.

"Mari sahabat-sahabat kita mundur kebelakang. Mari kita pulang," ujarnya sambil menyanyikan Mars PMII.

Sebelum Bubar Massa Aksi Sempat Terlihat Ricuh

Semangat para mahasiswa PMII terus terlihat walaupun sempat diguyur hujan deras.

Bahkan mereka semakin bersemangat dengan mewujudkan orasi melalui aksi teatrikal dengan mempertontonkan pembelian bahan baku kebutuhan rumah tangga.

Para aktor yang merupakan massa aksi itu sendiri, mempertontontkan aksi teatrikal yang langsung menyinggung kebijakan pemerintah saat ini.

Menggunakan gerobak kayu, sayur-sayuran, serta tomat busuk mereka mempertontonkan aksi tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved