Viral Dugaan Pungli
Tabiat Asli Wanita yang Nangis Histeris Saat Curhat ke Jokowi, Kasatpol PP Sampai Malu : Dia Preman
Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syach menunjukkan video pedagang yang curhat ke Jokowi soal kasus yang sedang viral dari Ujang Sarjana.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Ia dilaporkan sejumlah kelompok karena keributan yang terjadi pada November 2021.
"Kasus itu saya dengar ribut sesama PKL, rebutan lapak, akhirnya pengeroyokan, ada yang lapor polisi, sempat peninjauan ulang kalah juga makanya dia (Ujang) ditahan," kata Muzakkir saat dihubungi TribunnewsBogor.com.

Muzakkir menekankan pihaknya sudah berulangkali menertibkan lapak liar milik Ujang.
"Kalau kemarin seakan menangis ngomong ke Jokowi itu pedagang pasar ilegal yang ditertibkan Satpol PP selalu melawan, saya punya videonya," katanya.
Muzakkir menjelaskan Ujang Sarjana terlibat keributan dengan oknum yang diduga adalah preman.
Ia tak memungkiri bahwa di luar Pasar Bogor memang masih marak pungli, terutama pada PKL yang tidak terdaftar di Pasar Bogor.
"Udah dari dulu lapor Polisi, kategori pungli itu," katanya.
Baca juga: Pedagang Pasar Bogor Curhat ke Jokowi Soal Rekannya yang Ditahan Polisi, Begini Respon Kapolresta
Baca juga: Pedagang Pasar Bogor Curhat Histeris ke Jokowi, Terjawab Inilah Kasus yang Buat Pria Ini Dipenjara
Hasil Audit Polda Jabar
Polda Jabar mengungkap hasil investigasi dari Kabid Propam Polda Jabar terkait penanganan kasus yang sedang viral dari Ujang Sarjana.
Hasil ini diungkapkan di hadapan media di Mako Polresta Bogor Kota, di Jalan Kapten Muslihat, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu (23/4/2022).
Turut dihadiri juga oleh Kabis Humas Polda Jabar Dir Reskrimum Polda Jabar, Irwasda Polda Jabar, Kabid Propam Polda Jabar, dan Kapolres Bogor Kota.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, sejak permasalahan ini bergulir, Kapolda Jawa Barat langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan pemeriksaan terhadap kasus ini.
"Kita sangat respon dengan kondisi tersebut, hal ini ditunjukan oleh atensi Bapak Kapolda yang langsung memerintahkan untuk melakukan pemeriksaan dan pengecekan terhadap kasus-kasus ini, dari sisi objektivitasnya, dari sisi normatifnya, dari segi prosedur-prosedurnya," ujarnya kepada wartawan, Sabtu.

Audit yang dilakukan ini merupakan pemeriksaan kepada anggotanya yang menangani kasus ini.
"Pada saat pemeriksaan ini terkait audit investigasi, ini lebih kepada audit proses penanganan kasus penganiayaan," tambahnya.