Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Mudik, Catat 5 Tips dari Pemerintah Supaya Terhindar dari Macet
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau pemudik yang akan melalui jalur laut dari Pelabuhan Merak
Hal ini disampaikan sebagai imbas kemacetan yang terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek.
Waktu 30 menit itu bisa digunakan untuk hal yang paling penting, seperti pergi ke toilet.
"Kami imbau masyarakat gunakan rest area itu maksimal 30 menit, dan lakukan hal yang paling penting, seperti pergi ke toilet, itu tentu enggak bisa dihindari," ujar Adita.
Waktu 30 menit dipilih pemerintah sebagai langkah agar kepadatan kendaraan yang terparkir hingga bahu jalan tol dapat terurai.
Sehingga kendaraan yang mengantre dapat masuk rest area.

2. Makan dan minum tidak di rest area
Selain pergi ke toilet, tentu para pemudik juga ingin makan dan minum di rest area.
Meski tidak dilarang, Kemenhub mengimbau pemudik untuk makan dan minum tidak berlarut-larut di rest area.
Kegiatan itu disarankan dilakukan saat perjalanan.
Baca juga: Amankan Mudik Lebaran, Polres Bogor Terjunkan 2.200 Personel untuk Operasi Ketupat Lodaya 2022
Sementara, rest area disarankan hanya sebagai tempat untuk memesan dan membeli makanan dan minuman untuk dibawa pulang.
"Kalau makan dan minum, lebih baik take away deh, kalau mau nongkrong, nongkrong aja sebentar. Tapi setelah itu bawa (makanan) ke mobilnya, nikmati di perjalanan," tutur Adita.
Sekali lagi, langkah ini diambil agar tidak ada kepadatan kendaraan seperti yang terekam di ruas tol Jakarta-Cikampek.
Sebab, jika memanfaatkan rest area terlalu lama tentu semakin membuat penumpukan kendaraan yang terparkir.
Padahal ada kendaraan lain yang menunggu untuk dapat masuk ke rest area.

3. Siapkan Saldo E-Tol yang Cukup
Selain rest area, kepadatan juga kerap diakibatkan karena pemudik yang tidak mempersiapkan saldo tol elektronik (e-toll).
Hal itu dinilai menjadi salah satu penyebab terhambatnya perjalanan pemudik.