Idul Adha 2022

Berkurban untuk Orang yang Sudah Meninggal saat Idul Adha 2022, Apakah Boleh? Ini Penjelasannya

Hukum berkurban atas nama orang yang sudah meninggal dunia. Dari Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah memberikan penjelasan.

Editor: Tsaniyah Faidah
Kompas.com
Hukum kurban untuk orang yang sudah meninggal, bolehkah? Ini penjelasan Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Asep Shalahuddin. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pada Minggu, 10 Juli 2022 nanti semua umat muslim merayakan Idul Adha 2022.

Biasanya kegiatan saat Idul Adha 2022 ini identik dengan adanya penyembelihan hewan kurban seperti sapi atau kambing.

Bagi umat muslim yang mampu, dianjurkan untuk berkurban saat perayaan Idul Adha 2022 nanti

Namun apakah boleh kurban untuk orang yang sudah meninggal?

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.tv, Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Asep Shalahuddin memberikan penjelasan.

Menurutnya, berkurban atas nama yang sudah meninggal tidak diperbolehkan atau tidak masyru'.

Ia menambahkan ibadah kurban hanya ditujukan kepada orang yang masih hidup, akil balig, memiliki akal, dan memiliki harta yang berlebih.

Penuturannya ini didasarkan pada Al-Quran surat An-Najm ayat 38-39.

أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى (38) وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَى (39)

“Bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah
diusahakannya.”

Baca juga: Bacaan Takbiran Idul Adha Versi Pendek dan Panjang, Lengkap Tulisan Arab, Latin Beserta Artinya

Asep menambahkan penjelasan mengenai nadzar.

Asep menjelaskan bahwa apabila nadzar belum terpenuhi maka dapat dianggap sebagai utang.

Hal ini berkaitan dengan hadist yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW lalu diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Ibn Abbas, yaitu :

“Nadzar berbuat kebaikan, menaati perintah Allah, menunaikan perintah Allah, hukumnya sah dan harus dilaksanakan. Sebaliknya, nadzar untuk mengerjakan kemaksiatan, melakukan perbuatan yang dilarang Allah, harus ditinggalkan dan tidak boleh dilaksanakan,” jelas Asep seperti dilansir dari
muhammadiyah.or.id, Kamis (15/7/2021).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved