Idul Adha 2022

Berkurban untuk Orang yang Sudah Meninggal saat Idul Adha 2022, Apakah Boleh? Ini Penjelasannya

Hukum berkurban atas nama orang yang sudah meninggal dunia. Dari Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah memberikan penjelasan.

Editor: Tsaniyah Faidah
Kompas.com
Hukum kurban untuk orang yang sudah meninggal, bolehkah? Ini penjelasan Divisi Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Asep Shalahuddin. 

Tidak sampai ke tingkat wajib, kecuali dijadikan nadzar.

Sedangkan kurban adalah kewajiban yang harus dilakukan di usia dewasa jika mampu.

Menurut Imam Syafii hukum kurban adalah sunnah muakkad bagi orang yang telah mampu melaksanakanya.

Hukum ini akan menjadi makruh apabila orang yang telah mampu berkurban tetapi tidak menjalankan kurban dengan ikhlas.

Hewan kurban sapi di Masjid Agung Baitul Faidzin, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Hewan kurban sapi di Masjid Agung Baitul Faidzin, Cibinong, Kabupaten Bogor. (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Dengan begitu, aqiqah bukan syarat sahnya ibadah kurban, begitu pula sebaliknya.

Pelaksanaan kurban juga lebih diutamakan daripada pelaksanaan aqiqah.

Dengan begitu jelas bahwa melaksanakan kurban sebelum aqiqah diizinkan.

Lalu bolehkah aqiqah dan kurban dilakukan bersamaan?

Baca juga: Persiapan Jelang Idul Adha 2022, Begini Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban

Menurut ulama dari Mazhab Hambali dan Mazhab Hanafi, melakukan satu jenis persembelihan secara bersama diperbolehkan.

Hal ini juga diamini dan dibenarkan oleh beberapa ulama besar, seperti Ibnu Sirin, Al-Hasan Al-Basri, dan Qatadah.

Dari sudut pandang ulama Madzab Syafii ditemukan perbedaan pendapat berdasarkan penuturan dari Imam Ibnu Hajar Al Haitami.

Pendapat tersebut berbunyi apabila seseorang menyembelih satu hewan digabung maka hanya akan mendapatkan pahala dari salah satunya.

Namun, dari sudut pandang ulama Madzab Syafii lainnya, yaitu Imam Romli memiliki pendapat bahwa menggabungkan kurban dan aqiqah akan tetap mendapatkan pahala keduanya.

Tentunya harus berlandaskan niat atas keduanya, karena apabila tidak ada niat ganda maka pahalanya tidak akan ganda pula.

(Imelia Noviani/Magang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved