Belum Mengembalikan Uang, BPK Sorot Disdik Kota Bogor, Segini Nominalnya
Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menyoroti Dinas Pendidikan Kota Bogor yang dinilai belum mengembalikan uang ke kas daerah.
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor masuk dalam sorotan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).
Dalam temuan itu, BPK menyoroti Disdik Kota Bogor yang belum mengembalikan uang senilai Rp 170 juta dari pihak kontraktor ke kas daerah Pemerintah Kota Bogor.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, uang Rp 170 Juta itu berasal dari pembangunan sekolah satu atap yang berada di Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Hanafi membenarkan ihwal tersebut.
Dalam hasil konfirmasi yang diterima, Hanafi menjelaskan uang yang menjadi temuan BPK itu kini sudah dikembalikan dan ditindaklanjuti.
"Untuk yang 2021 baru 60 persen yang sudah dikembalikan, sedangkan untuk 2020 masih ada sisa," kata Hanafi saat dijumpai TribunnewsBogor.com di Balai Kota Bogor, Kamis (28/7/2022).
Uang yang sudah dikembalikan itu, sambung Hanafi, kini mulai dicicil untuk dikembalikan secara menyeluruh.
Bahkan, Hanafi memberikan tenggat waktu selama 60 hari ke depan untuk segera bisa mengembalikan uang itu.
"Kalau secara normatif auditor mereka di kasih waktu 60 hari untuk pengembalian nah kita sudah mengembalikan 2021 ya, yang 2020 masih ada sisa. Tapi intinya pihak ketiga harus menyadari bahwa itu menjadi kewajibannya untuk pengembaliannya," tandasnya.
Meski begitu, ketika disinggung berapa sisa yang belum dibayar, Hanafi masih belum bisa merincikan angka secara pasti.
"Saya lupa sudah ada. Tapi persentasenya saya lupa. Nanti di cek dulu," tambahnya.
Seperti diketahui, beberapa dinas di Kota Bogor dilaporkan belum menindaklanjuti Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kota Bogor tahun anggaran 2021.
Ketiga dinas itu pun ada beberapa dinas yang sudah ditanggapi oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Bima Arya saat dirinya melakukan sidak ke salah satu dinas yang disebut yakni Diskarpus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kadisdik-saat-diwawancara.jpg)