Polisi Tembak Polisi

Kecewa Rekonstruksi Brigadir J, Advokat Ini Sentil Tabiat Putri Candrawathi Jual Narasi Pelecehan

Inisiator TAMPAK sependapat dengan kak Seto soal Putri Candrawathi yang saat ini belum ditahan lantaran memiliki anak kecil

Penulis: Siti Fauziah Alpitasari | Editor: Soewidia Henaldi
Kolase foto tvonenews/tribunnewsbogor
Inisiator Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK), Saor Siagian sependapat dengan Psikolog Seto Mulyadi alias kak Seto soal Putri Candrawathi yang saat ini belum ditahan lantaran memiliki anak kecil. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Inisiator Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK), Saor Siagian sependapat dengan Psikolog Seto Mulyadi alias kak Seto soal Putri Candrawathi yang saat ini belum ditahan.

Sekedar informasi, publik dibuat kecewa lantaran Kak Seto dinilai melindungi anak-anak dari tersangka pembunuhan Brigadir J yakni Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Pasalnya, Putri Candrawathi sudah resmi menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, namun hingga kini belum ditahan dengan alasan memiliki anak kecil yang harus dibonding secara pola pengasuhan.

Kak Seto sebelumnya menyampaikan, bahwa seorang anak yang belum bisa dipisahkan oleh ibunya paling tidak bertahap sampai adanya peralihan agar bayi tidak terlantar.

Kak Seto juga mengusulkan, lebih baik tersangka yang kondisinya sama seperti Putri Candrawathi menjadi tahanan rumah terlebih dahulu sehingga ada masa transisi.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari YouTube tvOneNews pada Kamis (1/9/2022), Saor Siagian pun sependapat dengan usulan kak Seto yang tidak secara khusus menyebut nama Putri Candrawathi soal tidak ditahannya meski menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca juga: Loyalitas Menguap, Tersangka Pembunuhan Brigadir J Bakal Selamatkan Diri Masing-masing di Pangadilan

“Dia (Kak Seto) tidak secara khusus menyebutkan PC (Putri Candrawathi) tapi kan publik juga menangkap,” kata Saor Siagian dilansir YouTube tvOneNews pada Kamis (1/9/2022).

Bahkan, Saor Siagian juga mengatakan, kak Seto adalah sosok seorang praktisi yang lebih banyak menangani kasus seperti ini dan juga objektif.

“(Objektif) Dalam artikan, toh bisa kita cari solusi cara mendekatkan (Putri Candrawathi dan sang anak),” ucap Saor Siagian.

Saor Siagian geram Putri Candrawathi tak ditahan, ia minta istri Ferdy Sambo tak jadikan anaknya tameng.
Saor Siagian minta  Putri Candrawathi tak jadikan anaknya tameng. (Kolase tvOneNews)

Inisiator TAMPAK itu juga membandingkan, tahanan zaman dahulu dengan tahanan kasus pembunuhan Brigadir J saat ini yang menjadi sorotan perbincangan publik.

“Sekarang tahanan, kemudian tahanan polisi itu zaman dahulu atau Belanda dulu itu standarnya apalagi katakanlah menahan ibu-ibu seperti ini (Putri Candrawathi) ada tahanan yang lebih layak,” ujarnya.

“Karena itu adalah terluka untuk kesepakatan,” sambungnya.

Baca juga: Kamu Tega SekaliUcap Ferdy Sambo Penuh Dendam ke Brigadir J yang Berlutut di Bawah Todongan Pistol

Tabiat PC

Di sisi lain, Saor Siagian menyinggung tabiat Putri Candrawathi yang menjual pelecehan seksual dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

“Cuman itu kita bilang tabiat dari pada PC (Putri Candrawathi), ini kita bilang “Guncang” ada pelecehan hukum,” terang Inisiator TAMPAK.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved