Polisi Tembak Polisi

'Tangkap, Bukan Dibunuh' Kata Praktisi Hukum Soroti Kasus Pelecahan PC dengan Brigadir J

Praktisi Hukum soroti kasus pembunuhan Brigadir J termasuk dugaan pelecehan seksual Putri Candrawathi yang dilakukan Brigadir J, begini reaksinya

Penulis: Siti Fauziah Alpitasari | Editor: Damanhuri
Kolase Foto Ist/TribunnewsBogor
Praktisi Hukum soroti kasus dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi yang dilakukan oleh mendiang Brigadir J, ini responnya 

Oleh karena itu, Luhut MP Pangaribuan juga berharap agar Jaksa Peneliti bersungguh-sungguh dalam meneliti kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

"Jangan sampai nanti misleading (menyesatkan) seperti tadi yang sudah dibicarakan, yang mestinya pembunuhan berencana menjadi pembunuhan dengan sengaja," kata Dia.

"Jadi oleh karena itu, jangan dinafikan publik dengan perhatian itu, karena pada akhirnya hukum ini kan untuk mengayomi, untuk publik kan," tandasnya.

Praktisi Hukum Luhut MP Pangaribuan soroti kasus pembunuhan Brigadir J yang tak luput dari perhatian publik
Praktisi Hukum Luhut MP Pangaribuan soroti kasus pembunuhan Brigadir J yang tak luput dari perhatian publik (Kolase Foto Ist/TribunnewsBogor)

Temuan Komnas Perempuan

Diberitakan sebelumnya, Komnas Perempuan, Siti Aminah menceritakan temuan-temuanya terkait kasus dugaan kekerasan seksual terhadap Putri Candrawathi.

Diakui Komnas Perempuan, ada dua hal penting perihal temuan barunya.

Yakni adalah relasi kuasa terkait umur dan senjata.

Baca juga: Heran Putri Candrawathi Tidak Ditahan, Akademisi Sindir Penyidik: Tidak Khawatir Melarikan Diri?

Dua poin tersebut diduga merujuk pada Brigadir J yang berusia muda dan memiliki senjata selaku ajudan Ferdy Sambo.

Seperti diketahui, di awal kasus berhembus kabar bahwa Putri Candrawathi sempat dilecehkan Brigadir J.

Namun belakangan, isu tersebut hilang usai penyidik kepolisian menutup laporan Putri Candrawathi soal dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir J.

"Terkait relasi kuasa, relasi kuasa itu enggak hanya bisa dilihat dari status sosial. Tapi juga konstruksi gender. Kemudian usia muda yang secara fisik kepada lansia, kemudian juga kepemilikan senjata. Itu yang kami temukan di dalam kekerasan seksual yang dialami ibu P," ujar Siti Aminah.

Tak hanya itu, Siti Aminah juga mengurai dua temuan baru dalam kasus dugaan kekerasan seksual Putri Candrawathi dari Brigadir J.

Temuan baru tersebut terkait dengan kondisi Putri Candrawathi saat diduga dilecehkan itu dalam keadaan sakit.

"Ada memanfaatkan kerentanan, ibu P dalam kondisi tidak sehat pada waktu itu (saat diduga dilecehkan Brigadir J), dan sedang tidur," ungkap Siti Aminah.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved