Polisi Tembak Polisi

Bharada E Bocorkan Motif Pembunuhan, Komnas HAM Minta Penyidik Awasi Manuver Ferdy Sambo

Terbaru, satu di antara lima tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yakni Bharada E dikabarkan telah memberkan fakta yang sebenarnya.

Penulis: yudistirawanne | Editor: Soewidia Henaldi
Tribunnews.com/ Abdi Ryanda Shakti
Ferdy Sambo saat menjalankan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J. Komnas HAM meminta penyidik berhati-hati manuver Ferdy Sambo. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kasus tewasnya Brigadir J mulai menemui titik terang.

Terbaru, satu di antara lima tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yakni Bharada E dikabarkan telah memberkan fakta yang sebenarnya.

Bharada E disebut-sebut sudah memberikan pengakuan terkait motif pembunuhan berencana yang dilakukan terhadap Brigadir J.

Hal itu diungkapkan Hasto Atmojo selaku ketua LPSK.

Hasto Atmojo mengungkapkan bahwa Bharada E telah memberikan keterangan soal motif Ferdy Sambo kepada pihaknya.

Keterangan itu didapat pada proses asesmen pengajuan justice collaborator dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.

"Iya ada dari keterangan Bharada E, tapi ya itu sebaiknya tidak kami buka," ujar Hasto saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (4/9/2022).

Lebih lanjut, Hasto mengakui jika Bharada E menyampaikan seluruh informasi terkait rencana pembunuhan tersebut pada saat asesmen dilakukan.

Baca juga: Target Bebaskan Bharada E Meski Terancam Hukuman Mati, Pengacara Singgung Intimidasi Ferdy Sambo

Namun, pihaknya enggan membongkar informasi tersebut termasuk motif lantaran bukan kewenangan LPSK.

"Iya (Bharada E sudah menyampaikan motif pembunuhan ke LPSK), tapi itu bukan kewenangan kami," ucapnya.

Terungkap alasan kenapa Bharada E tak tolak perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J seperti rekannya yang lain. Seperti diketahui beredar kabar bahwa sebelum menyuruh Bharada E, Ferdy Sambo sempat memerintahkan Bripka Ricky Rizal untuk menembak Brigadir J. Namun permintaan itu kabarnya ditolak mentah-mentah Bripka Ricky Rizal
Terungkap alasan kenapa Bharada E tak tolak perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. (kolase Youtube)

LPSK menjaga Bharada E

Sementara itu, terlepas dari pengakuan Bharada E, Hasto menegaskan, pihaknya fokus untuk memastikan Bharada E tetap konsisten dan jujur dalam menyampaikan keterangan selaku justice collaborator (JC).

Sebab, keterangan Bharada E menjadi kunci skenario awal pembunuhan.

"Iya kan keterangan sangat kunci karena kesaksian dia itu lah semua skenario berantakan," ungkapnya.

"Ini yang harus kita selamatkan keterangan-keterangan Bharada E ini diharapkan sampai akhir persidangan konsisten nggak? Jujur tetap," tambahnya.

Baca juga: Klarifikasi Polri Usai Beredarnya Hoax di Kasus Tewasnya Brigadir J, Aksi Saling Lapor Kini Terjadi

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved