Demo Kenaikan BBM

Diguyur Hujan Deras, Mahasiswa di Bogor Membubarkan Diri, Ini 3 Poin Tuntutannya

Sambil diguyur hujan deras massa aksi yang mulai berorasi semenjak pukul 15.30 WIB ini, membubarkan diri.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Massa aksi yang unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman yang bubarkan diri sambil diguyur hujan deras pada Selasa (6/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Puluhan mahasiswa yang ber unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, membubarkan diri tepat pukul 17.05 WIB.

Sambil diguyur hujan deras massa aksi yang mulai berorasi semenjak pukul 15.30 WIB ini, membubarkan diri.

Berbagai tuntutan pun disampaikan ditengah guyuran hujan deras yang terjadi.

Namun, guyuran hujan deras tidak membuat suara mahasiswa menjadi ciut.

Dengan menggunakan pengeras suara, beberapa poin tuntutan disuarakan dengan lantang.

Adapun poin tuntutan yang dibacakan,yakni menantang Presiden untuk membatalkan kenaikan harga BBM, mendesak presiden untuk memprioritaskan masyarakat menengah kebawah, mendesak presiden untuk menunda proyek IKN dan proyek nasional lainnya.

Serta, prioritaskan mesubsidi BBM, mendesak Presiden untuk turun tangan soal rancangan KUHP, dan minta agar pasal-pasal kontroversial direvisi, mendesak Presiden untuk mencopot Menteri Energi dan Sumber daya Mineral, Direktur Pertamina, Komisaris dan jajaran pengurus lainya.

Koordinator aksi, Nana Mulyana mengatakan, pihaknya menyoroti kenaikan harga BBM bersubsidi yang belakangan terjadi.

"Pasalnya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi kali ini kita nilai adalah sebuah kegagalan pemimpin Bumi pertiwi dalam menjalankan nahkodanya," ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved