Mayat Hidup Lagi
Tak Ada Surat Kematian dan Kargo Jenazah, Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Mayat Hidup Lagi di Bogor
Kejanggalan yang sama itu dirasakan oleh Pihak RSUD Kota Bogor maupun pihak kepolisian. Kemungkinannya adalah kekurangan oksigen pada otak. Tapi, hidu
Penulis: Reynaldi Andrian | Editor: Vivi Febrianti
US, saat ini sudah menjalani perawatan di RSUD Kota Bogor.
Bahkan kondisinya juga dibeberkan oleh Dirut RSUD Kota Bogor itu.
Ilham Chaidir mengungkapkan, kondisi US saat ini sudah membaik.
"Kondisinya baik sudah sangat baik, dan sudah bisa makan dengan baik juga saat ini," ungkapnya.
Dengan kejanggalan itu, pihak kepolisian pun harus turun tangan untuk meluruskan kasus mayat hidup ini.

Kejanggalan yang sama itu dirasakan oleh Pihak RSUD Kota Bogor maupun pihak kepolisian.
Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, sang keluarga mengklaim bahwa jenazah US diberangkatkan dari arah Jakarta, tepatnya dari Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan mobil ambulans.
Dengan hal itu, pihaknya juga sudah melakukan penelusuran pada kasus tersebut.
Bahkan, kata AKBP Iman Imanuddin pihaknya belum menerima keterangan bahwa sebelumnya US sempat dirujuk atau dirawat di RS mana saja.
Selain itu, pihak keluarga juga tidak bisa menunjukkan surat-surat kematiannya, sama seperti apa yang dikatakan oleh Dirut RSUD Kota Bogor sebelumnya.
Kejadian mayat hidup inipun menjadi sorotan oleh pihak kepolisian.
Bahkan dampak dari kejanggalan ini, Polres Bogor pun akhirnya memeriksa sebanyak enam orang saksi yang bersangkutan.
Baca juga: Kondisi Rumah Mayat Hidup di Rancabungur Bogor Sepi Aktifitas, Keluarganya Kini Pilih Menutup Diri
"Tim kami dari Polres Bogor masih melakukan penyelidikan dari sejak kemarin, driver ambulannya sendiri sudah kami lakukan pemeriksaan juga," katanya.
Saat ini, pihaknya masih mengumpulkan fakta-fakta dari saksi tersebut soal kasus mayat hidup ini.
Sejak awal, kata AKBP Iman Imannudin US dilakukan pemeriksaan awal hingga peti matinya dibuka kembali, yang di mana US dalam keadaan hidup.