Santi Nur Sadiman, Caleg DPRD Kabupaten Bogor Partai NasDem, Pendidikan dan Pertanian Jadi Fokus

Santi Nur Sadiman memantapkan diri untuk ikut berkontestasi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Kabupaten Bogor pada 2024 mendatang.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Santi Nur Sadiman, Caleg DPRD Kabupaten Bogor dari Partai NasDem, bersama sang ayah, Sadiman, Selasa (23/5/2023). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Santi Nur Sadiman memantapkan diri untuk ikut berkontestasi pada Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Kabupaten Bogor pada 2024 mendatang.

Ia bergabung dengan Partai NasDem dan akan maju melalui dapil V mendulang suara masyarakat Kecamatan Leuwiliang, Rumpin, Jasinga, Parungpanjang, Nanggung, Cigudeg, Tenjo, Sukajaya, dan Leuwisadeng.

"Saya ini kayak balik kampung ke Dapil V, saya dari kecil itu tinggal di Leuwiliang," ujarnya kepada wartawan, Selasa (23/5/2023).

Santi Nur Sadiman mengaku, terjun ke dunia pokitik karena terpengaruh oleh sang ayah yang kerap berkomunikasi dengan partai-partai politik.

Ayah dari Santi Nur Sadiman adalah Sadiman, yang merupakan tokoh masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor bagian barat.

"Abah itu dari dulu tim hore, semua partai kayaknya ada, dia tuh kadang sampe engga pulang, tapi engga pernah tedaftar sebagai kader, baru sekarang punya KTA di NasDem," ungkapanya.

Wanita kelahiran 1995 itu mengatakan, jika dirinya terpilih menjadi wakil rakyat Kabupaten Bogor, ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengemban amanah dari masyarakat.

Salah satu targetnya adalah meningkatkan infrastruktur dan kualitas pendidikan.

"Untuk sektor infrastruktur tentu, karena masih banyak jalan rusak di sana, saya juga ingin membawa kemajuan di sekotor pendidikan di sana," ucapnya.

Selain itu, ia juga akan berfokus pada sektor pertanian dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Ingin memajukan pertanian juga, karena kan harga hasil panen di petani sama di pasar itu beda jauh ada kesenjangan, jadi saya ingin mensejahterakan petaninya juga," katanya.

Sementara itu, orang tua Santi Nur Sadiman, Sadiman atau yang biasa disapa abah Sadiman mengatakan, selalu memberikan wejangan kepada anaknya yang terjun ke dunia politik.

Ia selalu mengingatkan bahwa tujuan terjun ke dunia politik adalah untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan untuk keperluan pribadi.

"Sampe sekarang saya brifing terus, jangan kepincut hal-hal yang tidak baik, kalau saya denger ada berita miring, saya tidak akan segan. Jadi niat politik untuk pengabdian, kemudian harus lurus jalannya," ucapny

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved