Dicabuli Ayah Kandung, Gadis Belia di Megamendung Bogor Trauma, Sampai Ketakutan Dengar Suara Motor
D (18) perempuan asal Kampung Cipendawa RT 4/1, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor yang menjadi korban pencabulan oleh ayah.
Penulis: Wahyu Topami | Editor: Yudistira Wanne
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Wahyu Topami
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - D (18) perempuan asal Kampung Cipendawa RT 4/1, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor yang menjadi korban pencabulan oleh ayah kandungnya berinisial M (43) alami trauma mendalam.
Menurut ibu kandung D, Dede, anaknya tersebut menginginkan kejadian itu tidak dibahas terus-menerus.
"Ya seperti itu, ga mau denger cerita lagi, ga mau ketemu banyak orang, takut, trauma banget udah gak mau cerita itu lagi," ujarnya pada TribunnewsBogor.com, Senin (23/10/2023).
Baca juga: Isak Tangis Ibu di Megamendung Bogor, Masa Depan Anaknya Hancur Oleh Nafsu Bejat Ayah Kandung
Dengan trauma tersebut saat ini Dede dan anaknya itu sudah tidak lagi tinggal di rumah yang dulunya ditinggali bersama ayahnya yang bejat itu.
Keduanya saat ini tinggal di rumah milik adik Dede, atau ibunda dadi D.
"Makanya dari kemarin saya sama D nggak tinggal di rumah, kepikiran, sakit, tertekan. Setiap mendengar motor naik aja, gimana gitu, jadi saat ini saya nginep di rumah adek saya biar keliatan banyak orang, terus D juga ketawa, becanda," ungkapnya.
Baca juga: Pandai Besi di Megamendung Bogor, Pemelihara Tradisi Turun-temurun dari Zaman Jepang
Saat ini, Dede dan anaknya berharap agar ayahnya yang telah merusak buah hatinya itu dapat dihukum seberat-beratnya.
Bahkan keduanya menginginkan agar pelaku dalam hal ini ayahnya yang berinisial M (43) dapat dihukum seumur hidup.
"Kalau bisa mah seumur hidup, jangan sampai keluar lah. Soalnya pasti kalau keluar ancamannya nyawa. D aja dipaksa jangan cerita ke siapa-siapa takut di bunuh," tandasnya.
perempuan
Kampung Cipendawa
Megamendung
Kabupaten Bogor
pencabulan
ayah kandung
TribunnewsBogor.com
Dede
Aksi Unjuk Rasa Memanas di Berbagai Daerah, Kapolres Ajak Warga Kabupaten Bogor Jaga Kondusifitas |
![]() |
---|
Hendak Nyalip, Pengendara Sepeda Motor Tewas Terlindas di Dramaga Kabupaten Bogor |
![]() |
---|
Pemkab Bogor Gelar Pelayanan Publik Selama 80 Jam Nonstop, Warga Datang Jam 3 Pagi Tetap Dilayani |
![]() |
---|
Anaknya Diamankan karena Hendak Ikut Demo di Jakarta, Orang Tua Kesal : Pengen Saya Gebuk |
![]() |
---|
Polisi Temukan Ratusan Pelajar di Bogor yang Mau Ikut Demo ke Jakarta Pakai Iuran Rp10.000 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.