Baru 2 Hari Skybridge Bojonggede Diuji Coba, Tukang Ojek Pangkalan Curhat Pendapatannya Menurun

akses Pintu Selatan Stasiun Bojonggede akan ditutup total mulai pukul 04.00 hingga 00.00 WIB. Selama Pintu Selatan Stasiun Bojonggede ditutup

|
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Sejumlah tukang ojek pangkalan sedang menunggu penumpang di depan Stasiun Bojonggede, Kabupaten Bogor, Rabu (6/12/2023) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Tukang ojek pangkalan yang berada di sekitaran Stasiun Bojonggede mengaku pendapatannya berkurang setelah Skybridge Bojonggede, Kabupaten Bogor dilakukan uji coba.

Sebagaimana diketahui, Skybridge Bojonggede ini tengah dilakukan uji coba mulai Selasa (5/12/2023) dan rencananya akan diresmikan pada Minggu (10/12/2023).

Uji coba ini dilakukan secara bertahap dengan mengarahkan penumpang yang biasanya memasuki Pintu Selatan Stasiun Bojonggede atau pintu depan yang berada di pinggir jalan untuk melalui jembatan layang yang terintegrasi dengan Terminal Bojonggede.

Pada tahap uji coba ini pun jam operasional akses pintu selatan stasiun dilakukan buka tutup mulai Rabu (6/12/2023) dan Kamis (7/12/2023) pintu selatan stasiun akan di tutup pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dan pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.

Sedangkan pada Jumat (8/12/2023) akses Pintu Selatan Stasiun Bojonggede akan ditutup total mulai pukul 04.00 hingga 00.00 WIB.

Selama Pintu Selatan Stasiun Bojonggede ditutup, penumpang akan dialihkan melalui skybridge.

Dengan begitu, Joni, tukang ojek pangkalan yang biasa mangkal di depan stasiun mengaku penumpangnya berkurang.

"Berkuranglah, biasanya dapet Rp 250 ribu sekarang mah di bawah Rp 100 ribu," katanya.

Di sisi lain, sebenarnya seluruh angkutan umum diarahkan untuk menunggu penumpang di Terminal Bojonggede yang merupakan tempat masuk dan keluarnya penumpang dari stasiun melalui skybridge.

Baca juga: Tahap Uji Coba Skybridge Bojonggede, Penumpang KRL: Gapapa Lebih Jauh yang Penting Tak Macet

Akan tetapi, hingga saat ini banyak angkutan umum yang masih menunggu penumpang di depan stasiun.

Joni mengaku khawatir jika menunggu di terminal maka ia semakin tidak mendapatkan penumpang.

Sehingga ia dan sejumlah tukang ojek lainnya memilih bertahan di depan stasiun meskipun penumpang sudah diarahkan untuk melalui skybridge pada jam-jam tertentu.

"Tapi nanti mah di sana. Sekarang udah banyak juga yang mangkal di sana," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved