Pintu Selatan Stasiun Bojonggede Ditutup Total, Penumpang KRL Ngeluh Lewat Skybridge Bojonggede

Pada hari ini, Jumat (8/12/2023) akses Pintu Selatan Stasiun Bojonggede ditutup total mulai pukul 04.00 hingga 00.00 WIB.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Salah satu penumpang KRL keluhkan Skybridge Bojonggede karena jaraknya jauh sehingga menyita waktunya, Jumat (8/12/2023). (Muamarrudin Irfani) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Skybridge Bojonggede memasuki tahap uji coba hari keempat yang dimulai sejak Selasa (5/12/2023) sebelum diresmikan.

Pada hari ini, Jumat (8/12/2023) akses Pintu Selatan Stasiun Bojonggede ditutup total mulai pukul 04.00 hingga 00.00 WIB.

Sehingga seluruh penumpang kereta rel listrik (KRL) diarahkan untuk melalui Skybridge Bojonggede  yang terintegrasi dengan Terminal Bojonggede.

Adapun tujuan dibangunnya jembatan penyebrangan ini ialah untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di depan Stasiun Bojonggede.

Kendati demikian, keberadaan skybridge ini tidak mendapat respon positif dari masyarakat khususnya pengguna KRL.

Pasalnya, dengan adanya skybridge ini penumpang KRL yang biasanya keluar masuk stasiun langsung ke jalan raya, kini harus memutar terlebih dahulu melalui jembatan layang sepanjang 243 meter.

Tentunya dengan akses jalan yang memutar tersebut membuat waktu tempuh penumpang menjadi lebih lama dibandingkan sebelumnya.

Hal itulah yang dikeluhkan oleh salah satu penumpang KRL asal Jakarta bernama Adinda.

"Aduh ngerepotin banget, soalnya kalau kayak gini harus jalan jauh biasanya kan langsung. Ini bener-bener jadi lebih jauh banget jadi nyita waktu banget," ujarnya saat dijumpai TribunnewsBogor.com, Jumat (8/12/2023).

Ia pun mengaku kecewa dengan ditutupnya akses pintu selatan stasiun. 

Adinda berharap penumpang KRL tetap diberikan pilihan antara memilih melalui skybridge ataupun pintu selatan untuk mempersingkat waktu.

"Kalau kesini lama banget saya kecewa sih ini. Harapannya yang di bawah harusnya tetep dibuka supaya engga makan waktu banget, soalnya bener-bener nyita waktu," ucapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved