Peresmian Museum Bumi Ageung Batu Tulis Bogor Didemo, Mobil Bima Arya Sampai Dilempar Botol Plastik
terlihat ada botol air mineral yang dilemparkan saat Bima Arya belum lama meninggalkan lokasi. Bima Arya pun sempat turun dari mobilnya dan hendak
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Reynaldi Andrian Pamungkas
Pendemo ini terlihat sempat mengamuk dan merusak baliho yang ada di pinggir jalan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Iceu Pujiati pun langsung menemui pendemo ini.
Kadisparbud ini langsung berdialog dengan masa pendemo namun hasilnya buntu dan pendemo ini masih belum meninggalkan lokask.
Pendemo ini terus merangksek meminta keterangan dari Kadisparbud ini.
Alhasil, Kadisparbud pun berdialog dengan pendemo bahkan sempat naik pitam lantaran pendemo terus mendesaknya.
"Administrasi kita terus di kawal. Setiap hari jumat kami laporkan progres pembangunan ke kejaksaan," kata Iceu dihadapan pendemo.
Baca juga: Dedie Rachim Optimis Pembangunan Bumi Ageung Batu Tulis Selesai Sebelum Masa Jabatannya Habis
Iceu mengklaim, bahwa Museum ini sudah disesuaikan dengan aspirasi masyarakat.
"Sebetulnya kalau kami menolak pun bisa. Tapi, kami mencoba mengaspirasi keinginan dari para budayawan dan masyarakat," tambahnya.
Iceu pun menegaskan, pembangunan ini sudah on the track.
Perwakilan pendemo pun sempat mengatakan kepada Iceu bahwa mereka yang mempunyai konsep pembangunan.
"Bangunan ini memilki arti benar. Kami mengklaim yang punya konsep pembangunan. Tapi, saat pembangunan kami ditinggalkan," kata perwakilan pendemo.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/um-Bumi-Ag.jpg)