Ada 986 TPS di Cibinog, Camat Sebut Belum Semua Baliho Pemilu di Wilayahnya Ditertibkan

Ratusam alat peraga kampanye di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor mulai ditertibkan oleh petugas Satpol PP.

|
Penulis: Wahyu Topami | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Wahyu Topami
Penertiban Alat Peraga Kampanye di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (11/2/2024). 

Laporan wartawan TribunnewsBogor.com Wahyu Topami 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ratusam alat peraga kampanye Pemilu 2024 di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor mulai ditertibkan oleh petugas Satpol PP.

Camat Cibinong, Acep Sajidin menjelaskan, penertiban yang dimulai hari ini melibatkan berbagai pihak, termasuk panwascam, satpol pp, Koramil, Polsek, serta petugas pengawas desa.

"Kami mulai dengan apel di Kecamatan untuk memastikan keterlibatan semua pihak," ujarnya pada TribunnewsBogor.com, Minggu (11/6/2024).

Penertiban ini dilakukan secara bertahap, dimulai dari beberapa kelurahan yang telah dibagi ke dalam tiga kelompok penertiban.

"Kami sudah menertibkan beberapa wilayah, namun peralatan terbatas mengingat kompleksitas kondisi lapangan. Tadi kita bagi 3 kelompok, kelompok 1 untuk wilayah di Ciriung, Cirimekar, Cibinong, Pabuaran, Pabuaran mekar, kelompok 2, harapan jaya, tengah, Pakansari, sukahati, pondok rajeg dan elompok 3, keradenan, nengewer, nangewer mekar," ungkapnya.

Meskipun penertiban baru dilakukan di sebagian wilayah, namun Acep memastikan bahwa esok hari akan dilanjutkan dengan melibatkan personel gabungan dalam jumlah besar.

Langkah ini diambil mengingat Kecamatan Cibinong memiliki jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) terbanyak, yakni 986 TPS.

"Besok, tindakan penertiban akan diperluas dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk Bawaslu, Satpol PP Kabupaten, DKPP dan Dishub, dimulai dari jam 9 pagi," tambahnya.

Acep juga menyebutkan bahwa ratusan Alat Peraga Kampanye yang telah dikumpulkan saat ini disimpan di kantor Kecamatan Cibinong terlebih dahulu.

"APK telah dikumpulkan di kantor kecamatan, kami menunggu petunjuk lebih lanjut terkait langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan pemusnahan," tandasnya.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved