Harga Beras Melonjak, Pengusaha Restoran di Puncak Bogor Mulai Menjerit
Melonjaknya harga beras belakang ini membuat pengusaha restoran di kawasan Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor, menjerit.
Penulis: Wahyu Topami | Editor: Yudistira Wanne
Laporan wartawan TribunnewsBogor.com Wahyu Topami
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Melonjaknya harga beras belakang ini membuat pengusaha restoran di kawasan Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor, menjerit.
Salah satu restoran tradisional yang terbebani dengan lonjakan harga beras tersebut ialah Alam Sunda Cipayung.
Kepala warung Alam Sunda Cipayung Apep, khawatir dengan situasi yang tak menentu seperti saat ini.
"Dampak lonjakan harga beras terasa banget. Belanjaan harian yang biasanya berkisar antara 20 hingga 25 juta kini melonjak menjadi 30 juta," ujarnya pada TribunnewsBogor.com, Kamis (29/2/2024).
Dalam situasi yang sulit ini, Restoran yang dikepalainya harus berjuang keras guna memaksimalkan kualitas nasi. Mengingat restoran tersebut memiliki khas makanan Sunda yang secara tekstur nasi memiliki ciri khas tersendiri.
"Kualitas beras tetapi kita pertahankan pakai beras Cianjur, porsi juga sama, nasinya satu bakul gak dikurangin. Hanya saja pendapatannya berkurang, karena berasnya mahal," ungkapnya.
harga
beras
Puncak
Megamendung
Kabupaten Bogor
menjerit
TribunnewsBogor.com
pengusaha
restoran
Alam Sunda Cipayung
| Sempat Mendapat Penolakan, Nobar Film Pesta Babi di Rumpin Bogor Bakal Tetap Digelar |
|
|---|
| Luruskan Berita Miring, Yayasan Fahim Quran Plus Pastikan Operasional Sah dan Transparan |
|
|---|
| Harga Emas Senin 18 Mei 2026 Pagi, Antam di Pegadaian Tembus Rp 2,8 juta |
|
|---|
| 220.000 Kendaraan Serbu Puncak Bogor Sepanjang Libur Long Weekend Kenaikan Isa Almasih |
|
|---|
| Dinkes Turun Tangan, Telusuri Penyebab Puskesmas Cisarua Bogor Dapat Nilai Jeblok, Bakal Lakukan Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Restoran-alam-sundaa.jpg)