Tak DIgelar Besar-Besaran, Begini Suasasa Cap Go Meh 2024 Ala Pulo Geulis Kota Bogor
Untuk memeriahkan acara, di CGM ala Pulo Geulis ini dipersiapkan meliputi hal-hal yang biasa ditunjukkan di CGM Suryakencana.
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Naufal Fauzy
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Perayaan CGM ala Pulo Geulis di Mall Botani Square Kota Bogor, Kamis (29/2/2024).
“CGM the real karakter orang Kota Bogor. CGM bukan sekarang saja tapi dari dulu. DNA Kota Bogor adalah keberagaman. Makanya ketika tahun 2016 di cap sebagai kota intoleran, gak ada ikhlas dan ridho,” kata Bima Arya.
Baginya, selain itu, CGM memiliki makna yang mendalam.
“CGM itu hiburan. Saudara kita dari Leuwiliang sampai Ciampea modal naik angkot dan uang sedikit tapi sampe malam hiburan. CGM adalah perjuangan. Anak anak yang main barongsai latihan berbulan-bulan. CGM adalah kepahlawanan. itu petugas keamanan yang bekerja sampai subuh,” tandasnya.
Baca Juga
| Dedie Rachim Akui Masih Ada PR Penataan Pedati, Mulai Kaji Permintaan PKL Soal Angkot Masuk Pasar |
|
|---|
| Dedie Rachim Dicegat Ibu-Ibu PKL Saat Sidak Jalan Pedati, Langsung Ditanya: Bapak Punya Perut? |
|
|---|
| Pemkot Bakal Punya PSEL Lagi di Kayumanis Bogor, Bisa Digunakan Bareng Pemkot Depok |
|
|---|
| Pakai Seragam Loreng, Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti KPPD di Akmil Magelang: Semangat Mengabdi |
|
|---|
| Wali Kota Dedie Rachim Dorong Damkar Kota Bogor Punya Mobil Pemadam Baru, Minta Bantuan DKI Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/CGM-Botani.jpg)