H-10 Lebaran, Pemudik ke Sumatera dari Bogor Masih Sepi, Tapi Tiket Bus ke Jatim Mulai Diserbu

H-10 Lebaran Idul Fitri, Pool Bus Putra Pelangi di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, yang melayani trayek khusus Sumatera, masih se

Penulis: Wahyu Topami | Editor: Naufal Fauzy
TribunnewsBogor.com/Wahyu Topami
Pool Bus di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor H-10 jelang Lebaran 2024, Senin (1/4/2024). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Wahyu Topami

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - H-10 Lebaran Idul Fitri, PO Bus Putra Pelangi di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, yang melayani trayek khusus Sumatera, masih sepi peminat.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, minat pemudik terhadap pool bus ini tampak menurun, meskipun biasanya diminati oleh banyak pemudik yang hendak merayakan lebaran di ujung Nusantara.

"Puncak minat terjadi di tanggal 5 sampai 8, kapasitas penuh. Namun, tahun ini, ada penurunan sedikit akibat faktor ekonomi," kata Staff Tiketing Putra Pelangi, Fadli, Senin (1/4/2024).

Penurunan minat pemudik ke arah Pulau Andalas ini memaksa PO Bus Putra Pelangi untuk menurunkan harga tiketnya saat musim mudik tiba.

Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang mengalami kenaikan harga tiket hingga 25 persen.

"Tahun ini hanya mengalami kenaikan 20 persen, dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang naik 25 persen," imbuhnya.

Fadli menjelaskan bahwa kenaikan tarif sebesar 20 persen direncanakan akan dilaksanakan 1 minggu sebelum dan sesudah hari raya Idul Fitri.

Namun, hal tersebut masih tergantung pada situasi kondisi saat itu.

"Tergantung situasi, kalau dirasa ramai dan memungkinkan untuk dinaikkan maka harganya akan naik," ungkapnya.

Bus Putra Pelangi melayani trayek Bogor-Palembang hingga Bogor-Aceh, dengan tarif mulai dari Rp 400.000 sampai dengan Rp 950.000, dilengkapi dengan fasilitas AC, toilet, selimut, bantal dan kursi masing-masing dua perbarisnya.

Sementara itu, salah satu bus lainnya yang melayani trayek ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, PO Bus Gunung Harta, mulai diminati oleh pemudik.

Staf tiketing Gunung Harta, Dimas mengatakan bahwa permintaan tiket sudah meningkat sejak pekan ketiga puasa dan diprediksi akan padat mulai 5 April 2024 mendatang.

"Dibandingkan tahun sebelumnya, Gunung Harta mengalami kenaikan jumlah penumpang, meskipun tidak terlalu signifikan, sekarang udah mulai naik, penuh di tanggal 5 sampai 8, tanggal 4 udah ramai juga si," kata Dimas.

Meskipun harga tiket naik 20 persen, Gunung Harta terus menaikkan harga tiketnya sejak (22/3/224).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved