Info Kesehatan

Mitos Atau Fakta, Jempol Kaki Diikat Karet Bisa Sembuhkan Anyang-anyangan? Simak Penjelasan dr Tirta

Viral beredar informasi bahwa penyakit anyang-anyangan bisa sembuh dengan cara jempol kaki diikat karet. Ini kata dr Tirta.

Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
Youtube channel Tirta Pengpengpeng
Viral beredar informasi bahwa penyakit anyang-anyangan bisa sembuh dengan cara jempol kaki diikat karet. Ini kata dr Tirta. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dokter kenamaan dr Tirta mengurai tanggapan atas ramainya informasi yang beredar soal cara menyembuhkan anyang-anyangan.

Yakni anyang-anyangan konon bisa sembuh jika Anda mengikat jempol kaki dengan karet gelang.

Terkait informasi tersebut, mitos atau fakta?

Diungkap dr Tirta dalam kontennya di Youtube, kabar yang menyebut jempot kaki diikat bisa meredakan anyang-anyangan adalah mitos alias hoaks.

Sebenarnya, tidak ada kaitannya antara gejala anyang-anyangan dengan jempol kaki.

"Enggak ada kaitan (antara anyang-anyangan dengan jempot dikaretin). Anyang-anyangan itu ketika kamu pengin pipis tapi pipisnya enggak keluar," ungkap dr Tirta.

Anyang-anyangan adalah sensasi tidak nyaman atau nyeri saat buang air kecil.  Lantas, apakah mengikat jempol kaki merupakan cara yang benar dalam mengobati anyang-anyangan?
Anyang-anyangan adalah sensasi tidak nyaman atau nyeri saat buang air kecil. Lantas, apakah mengikat jempol kaki merupakan cara yang benar dalam mengobati anyang-anyangan? (Freepik)

Lebih lanjut, dr Tirta mengungkap penyebab anyang-anyangan yakni karena Anda sering menahan kencing.

Selain itu, anyang-anyangan juga bisa jadi gejala Infeksi Saluran Kencing alias ISK.

Karenanya, dr Tirta menyarankan Anda yang terkena anyang-anyangan untuk memeriksakan diri ke dokter.

"Jadi kalau kamu anyang-anyangan itu gejala ISK karena sering nahan kencing," imbuh dr Tirta.

Tak cuma mitos soal jempol kaki diikat karet, dr Tirta juga mengurai informasi soal anyang-anyangan disebabkan karena Anda minum es dan air hangat bergantian dalam satu waktu.

Ditegaskan dr Tirta, info tersebut adalah mitos.

"Apalagi (ada info) 'anyang-anyangan itu karena minum es teh habis itu minum air hangat'. Enggak ada itu," pungkas dr Tirta.

Adapun terkait hal tersebut, dr Tirta mengurai fakta sebenarnya.

Bahwa apapun suhu minuman dan makanan yang dikonsumsi, semuanya akan dinetralkan suhunya ketika sudah masuk lambung.

"Tubuh tuh pintar. Kamu mau minum es teh dan air hangat suhunya sama semua di lambung," kata dr Tirta.

Sementara itu dilansir TribunnewsBogor.com dari laman alodokter, anyang-anyangan punya beberapa gejala yang sering dirasakan penderitanya, antara lain:

  1. Nyeri atau rasa perih saat buang air kecil
  2. Buang air kecil lebih sering, tetapi dengan volume sedikit
  3. Buang air kecil terasa kurang tuntas
  4. Nyeri panggul, jika anyang-anyangan dialami oleh wanita
  5. Urine berbau menyengat, lebih pekat, atau bercampur dara
  6. Demam
  7. Mudah lelah

Adapun terkait penyebab, ada beberapa faktor risiko terciptanya gejala anyang-anyangan.

Baca juga: Mitos Atau Fakta, Minum Kopi Sebelum Bersepeda Bagus Untuk Kesehatan? Ini Kata dr Tirta

Namun sebagian besar penyebab anyang-anyangan adalah karena adanya gangguan di saluran kemih.

Berikut adalah penyebab lain anyang-anyangan yang perlu diwaspadai:

  • Gangguan pada saluran kemih, seperti Infeksi saluran kemih (ISK), sistitis, uretritis, atau uropati obstruktif
  • Infeksi menular seksual, seperti herpes genital, gonore, klamidia, atau infeksi Mycoplasma genitalium
  • Gangguan pada prostat, seperti prostatitis
  • Infeksi pada saluran sperma atau epididimis, yang dikenal dengan epididimitis
  • Penyakit radang panggul
  • Batu ginjal

Baca berita lain TribunnewsBogor.com di Google News 

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved