Breaking News

2 Pembunuh Bocah 5 Tahun di Cilegon Hubungan Sesama Jenis, Cemburu ke Ibu Korban : Ditinggal Suami

Bocah 5 Tahun Dibunuh karena Hubungan Sesama Jenis di Cilegon, Ibu Korban : Sama-sama Ditinggal Suami

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Youtube TvOne
Emak-Emak Pembunuh Bocah di Cilegon Teman Nongkrong Ibu Korban 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Hubungan sesama jenis mnejadi satu dari tiga motif penculikan dan pembunuhan bocah 5 tahun, Aqila alias APH di Kota Cilegon.

Satu dari lima tersangka mengaku cemburu pada ibu korban, Amelia Pransisca.

Hanya saja ibu Aqila, Amelia malah baru mengetahui bahwa dua tersangka menjalin hubungan sesama jenis.

Pasalnya selama berkawan dengan tiga dari lima tersangka, mereka mengaku hanya sebatas sepupu.

Kasus kematian APH (5) asal Kota Cilegon semakin terang-benderang.

Jasad Aqila ditemukan di Pantai Cihara, Kabupaten Lebak, Banten pada Kamis (19/9/2024).

Sebelumnya Aqila dilaporkan hilang selama dua hari dari rumahnya di Kompleks BBS RT 1/4, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota BOgor.

Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Hardi Maedikson Samula menerangkan polisi sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka penculikan dan pembunuhan Aqila.

lihat fotoCara Sadis Emak-Emak Bunuh Bocah 5 Tahun di Cilegon
Cara Sadis Emak-Emak Bunuh Bocah 5 Tahun di Cilegon

Lima tersangka adalah Ridho Alias Rahmi alias Bunda Fadil, Emi, Saenah, Ujang Hildan dan Yayan Herianto alias Iyeng.

Rahim, Emi dan Saenah merupakan teman ibu Aqila, Amelia Pransisca.

Diketahui menurut Hardi ada tiga motif yang mendasari penculikan dan pembunuhan Aqila.

"Tiga motif ini kami dapatkan saat kami melakukan pemeriksaan 3 tersangka ini. Pertama masalah utang, kedua mereka sakit hati karena menurut ibu mereka sering memarahi anak tersangka," katanya.

Sedangkan motif ketiga yakni hubungan sesama jenis.

Hardi menerangkan, Saenah merasa cemburu ketika Rahmi sedang bersama Amelia, ibu korban.

"Kalau dia merasa ketika RH dekat dengan ibu korban dia merasa terabaikan si SA ini, sehingga itu yang membuat mereka gelap mata," katanya.

Sedangkan Amelia Pransisca justru tak mengetahui sama sekali jika Rahmi dan Saenah memiliki hubungan spesial.

Menurut Amelia, selama berteman Rahmi dan Saenah mengaku sebagai kakak sepupu.

"Saya gak tahu awalnya, yang saya tahu mereka kakak sepupuan ngomong sama saya, mereka tuh sepupuan," kata Amelia.

Kata Amelia, Rahmi dan Saenah sama-sama ditinggal suaminya.

"Sama-sama sudah gak punya suami, sama-sama ditinggal suaminya. Saya gak ada pikiran mereka punya hubungan sesama jenis, saya baru tahu ini," kata Amelia Prasisca.

Ia bercerita awal mula kenal dengan Rahmi dan Saenah karena anaknya satu sekolah.

"Saya dekat sama tiga pelaku kenal di Bimba. Anaknya Saenah yang namanya fadil sama sekolahnya satu kelas. Saya dekat tidak ada apa-apa, baik-baik saja. Bulan puasa dekat dengan mereka, Saenah dan Rahmi," katanya.

Lalu Amelia bertemu dengan Emi di acara santunan anak yatim di rumah Saenah.

"Tapi saya belum kenal," katanya.

Hubungan mereka semakin dekat ketika Rahmi, Saenah dan Emi pindah kontrakan.

"Sampai mereka tiba-tiba pindah kontrakan dari Jombang," katanya.

Amelia membantu ketiganya mencari kontrakan sementara.

Setelah pindah kontrakan lagi, barulah mulai masalah utang piutang.

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp :

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved