Buntut Viral Isu Selingkuh dan Penelantaran, Candra Kusuma Disidang Etik Partai Demokrat Bogor

DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor membentuk dewan etik untuk menindaklanjuti salah satu kadernya yang viral di media sosial

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Kantor DPC Demokrat Kabupaten Bogor yang berada di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (8/11/2024). (Muamarrudin Irfani) 

"Bundaku nikah sama beliau tahun 2004 kak, sedangkan sama si selingkuhan ini dari 2010," ungkap Nita dikutip dari TribunJatim.com.

Nita menceritakan sejak ayahnya menikah lagi, ia dan ibunya ditelantarkan.

Bertahun-tahun mereka pun tak dinafkahi.

Bahkan saat sang anak meminta uang untuk tes IQ, sang ayah tidak pernah membalas pesannya.

Nita mengaku kini dirinya kuliah di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Nita mengaku ayahnya itu hanya membiayai pendidikan saja.

Sementara untuk biaya hidup istri dan anaknya, Candra Kusuma tak pernah memikirkan dengan baik.

Namun sejak tahu ayahnya sudah punya anak lagi dari istri baru, ia merasa kesal.

"Aku sekarang mahasiswa baru di UNESA."

Ayahku itu selalu merasa bahwa membayar pendidikan saja cukup, namun biaya hidupnya tidak dipikirkan baik baik, apakah anaknya makan? apakah anaknya masih hidup? ternyata itu semua lari ke anak yang lain," tulis Nita di akun X @nitaainir.

Nita juga mengenang semasa ayahnya Candra itu menggandeng ibunya.

Kini ia mengaku merasa sakit hati karena ia menilai ayahnya bersikap berbeda saat menggandeng ibunya.

“Rasanya sakit melihat ini, setiap bunda saya menggandeng ayah saya, selalu mukanya tidak enak. tapi dengan wanita ini tampak bahagia. tolong pak @jansen_jsp, saya hanya seorang anak yang ingin keluarga saya bahagia," tulis @nitaainir.

Nita juga mengungkap siasat ayahnya itu bertahun-tahun menutupi kebohongannya yang telah menikah dan punya jabatan mentereng.

Ia menceritakan ayahnya itu mengaku tak punya hanphone canggih dan hidup di dataran tinggi.

Dengan kondisi itulah Candra berdalih jarang menghubungi anak dan istrinya di Sidoarjo tersebut.

"Dari dulu dia ga pernah punya HP touchscreen katanya kerjanya di dataran tinggi, jadi pake HP Nokia telolet. Terus kalau telfon sebulan sekali itupun kalo sempet. Kalau ga sempat ya ga telfon, emang cowo kek an**** udah ga pernah ibadah lagi kalo di rumah," kata Nita.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved