Gelagat Sopir Taksi Online Usai Lihat Polisi Tembak Kurir, Bongkar Kejahatan Kini Jadi Tersangka
Gelagat Aneh Sopir Taksi Online Usai Lihat Polisi Tembak Kepala Kurir, Niat Lapor Kini Jadi Tersangka
Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Terungkap gelagat aneh sopir taksi online usai melihat kekejaman anggota polisi Brigadir Anton Kurniawan Setianto.
Haryono melihat secara langsung kesadisan yang dilakukan Brigadir Anton terhadap seorang sopir eksepedisi asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kasus ini bermula dari penemuan mayat laki-laki di pinggir jalan kebun sawit, Kecamatan Katingan Hilir, Katingan pada Jumat (6/12/2024).
Dari hasil penyelidikan, mayat itu adalah BA seorang kurir ekspedisi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng Kombes Nuredy Irwansyah Putra mengatakan pelaku utama adalah Brigadir Anton Kurniawan Setianto, anggota Polresta Palang Karaya.
"Dari hasil penyelidikan ada dugaan keterlibatan oknum anggota Polri Polda Kalteng yang berdinas di Polresta Palangka Raya," katanya.
Polisi kemudian menetapkan dua tersangka dalam kasus ini.
"Tersangka atas nama AKS (Brigadir Polisi) dan Hayono terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya seseorang," katanya.
Sementara Yuliani (38) istri Haryono merasa syok karena suaminya juga turut dijadikan sebagai tersangka.
Ia bercerita bahwa Muhammad Haryono hanyalah seorang sopir taksi online.
Saat itu Brigadir Anton memesan taksi online mobil Sigra milik Haryono.
Haryono mengantar Anton lewat Pal 38 Jalan Tjilik Riwut, Trans Kalimantan.
"Anggota itu menyetop sopir pick-up, terus sopir itu dibawa masuk ke mobil, tanya-tanya masalah pungli, habis itu ditembak kepalanya di dalam mobil
Di tengah jalan kata Yuli, Anton tiba-tiba menyetop mobil yang dikendarai AB.
Anton duduk di belakang, sedangkan korban duduk di sebelah Haryono.
Baca juga: Curhat Sopir Taksi Online Alami 3 Kejadian Apes Seharian, Ternyata Bukan Cuma Ditonjok Oknum Polisi
"Awalnya ngobrol biasa, bertanya-tanya soal pungli ketika melewati pos (polisi) di Km 38 Tjilik Riwut, habis itu korban diajak naik mobil, lalu ditembak di kepala dua kali," katanya.
Brigadir Anton Kurniawan Setianto membuang mayat AB begitu saja dan mengambil mobilnya.
Setelah kejadian itu kata Yuli, gelagat Haryono mulai aneh.
"Saya sempat heran, suami datang ke rumah tapi tiba-tiba murung, suka ketawa-ketawa sendiri, enggak mau makan, kalau makan harus saya suapin," katanya.
Setelah kejadian, Brigadir Anton berusaha menutup-nutupi tindakan sadisnya.
Baca juga: Nasib Oknum Polisi Viral yang Pukul Sopir Taksi Online di Jakarta, Jenderal Bintang 2 Turun Tangan
Anton beberapa kali mengancam Haryono selaku saksi mata supaya tutup mulut terhadap aksi brutalnya.
Haryono bahkan pernah ditransfer uang tunai sebesar Rp 15 juta oleh Anton, tetapi dia kembalikan karena tidak ingin terlibat dalam kasus pembunuhan itu.
Haryono lantas bersikukuh untuk melaporkan kasus itu.
Hati nurani Haryono dan sang istri tergerak untuk melaporkan kasus tersebut ke Polresta Palangka Raya karena merasa kasihan dengan korban meski di tengah ancaman Brigadir Anton.
"Saya laporkan kasus ini bersama suami, Selasa (10/12/2024) minggu kemarin, ke Jatanras Polres, kami mau mengungkap kebenaran, tapi malah jadi tersangka," katanya.
Pengacara keluarga Haryono, Parlin Bayu Hutabarat, merasa ada kejanggalan dalam kasus ini.
Kliennya bermaksud untuk melaporkan adanya suatu kejadian tindak pidana, tetapi malah menjadi tersangka.
"Matinya Mr X (korban) itu karena ditembak, suaminya bersikukuh seperti itu, kenapa orang berniat membongkar tindak pidana, kok diproses secara terkesan tertutup, lalu di ujungnya penetapan tersangka," katanya.
Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp :
Haryono
sopir taksi online
Brigadir Anton Kurniawan Setianto
Kalimantan
Kombes Nuredy Irwansyah Putra
Anak di Kalteng Tega Tusuk Ibu Kandung, Pelaku Sempat Minum 18 Bungkus Obat Batuk |
![]() |
---|
Nasib Oknum TNI AL Jumran Usai Bunuh Wartawati Juwita, Divonis Bui Seumur Hidup dan Dipecat |
![]() |
---|
Sosok Kades Bertubuh Mungil Viral, Ahmad Bajuri Curhat Sempat Ditolak Masuk Rumah Sakit Karena Ini |
![]() |
---|
Gubernur Kaltim Sulit Perbaiki Jalan, Dedi Mulyadi Beri Ide : Bapak Satu Partai Sama Menteri ESDM |
![]() |
---|
Balasan Telak Dedi Mulyadi ke Rudy Masud, Pantas Ingin Contek Jabar : Kaltim Jalannya Lumpur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.