Polemik Biskita Transpakuan

Curhat Sopir Biskita Bogor Kini Tak Bekerja, Harap-Harap Cemas Tunggu Kepastian Nasib

Ia pun berat jika harus mencari pekerjaan lain saat ini. Sebab, menurutnya, semenjak menjadi sopir Biskita, penghasilannya tetap setiap bulannya.

Tayang:
Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
ILUSTRASI sopir Biskita Trans Pakuan Bogor yang kini tak memiliki pekerjaan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Puluhan sopir Biskita Bogor kini tengah harap-harap cemas menanti keputusan terkait nasibnya.

Sebab kini perusahaan akan segera mengeluarkan paklaring.

“Berarti kalau kayak gitu (dikeluarkan paklaring) otomatis secara tidak langsung selesai kita, karena setelah dikasih paklaring berarti udah beres kerja kan,” kata Y seorang sopir Biskita yang enggan menyebut identitasnya kepada TribunnewsBogor.com di Pool Biskita Terminal Bubulak, Sabtu (4/1/2025).

Ia pun tidak diberitahu apakah Biskita akan beroperasi kembali di Kota Bogor atau tidak.

“Gak tahu ke depannya nanti dipegang siapalagi, jalan lagi di sini atau di tempat lain. Karena kami gak dikasih tahu juga,” ujarnya.

Ia pun berat jika harus mencari pekerjaan lain saat ini.

Sebab, menurutnya, semenjak menjadi sopir Biskita, penghasilannya tetap setiap bulannya.

Bahkan, penghasilan sopir ini bisa di atas upah minimum kota (UMK).

“Kalau cari kerja di tempat lain takutnya ini (Biskita) jalan lagi terus kami dipanggil lagi. Tapi kalau nungguin ini masih ga jelas. Gatau bukanya kapan. Dilema buat sopir sekarang,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, puluhan sopir mendatangi pool Biskita Transpakuan di kawasan Terminal Bubulak, Kecamatan  Bogor Barat, Kota Bogor, Sabtu (4/1/2025).

Puluhan sopir itu datang sebab diminta oleh manajemen perusahaan langsung.

Saat datang, puluhan sopir ini langsung menyerahkan pakaian, sampai id card sopir Biskita ke manajemen.

“Kami disuruh datang kesini dan diminta sama manajemen perusahaan untuk menyerahkan pakaian sampai ID Card kami,” kata salah satu sopir berinisial Y kepada TribunnewsBogor.com.

Ia melanjutkan, sopir yang menyerahkan ini merupakan sopir yang kerap bekerja di koridor 1,2,5, dan 6.

“Semua sopir di empat koridor semuanya disuruh begitu (menyerahkan pakaian sampai id card),” ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved