Pilu Pegawai yang Ditampar Mendikti Satryo Gara-gara Air di Rumah Dinas, Ternyata Istrinya Sakit

Pilu Pegawai yang Kena Semprot Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro, Ternyata Istrinya Sakit

Penulis: Sanjaya Ardhi | Editor: Ardhi Sanjaya
Kolase TribunnewsBogor.com
Pilu Pegawai yang Kena Semprot Mendikti Saintek Satryo, Ternyata Istrinya Sakit 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pegawai yang diduga telah ditampar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro bernasib pilu.

Ternyata istri dari pegawai tersebut sedang sakit.

Ia dimarahi gara-gara urusan air di rumah dinas Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Dalam rekaman beredar terdengar suara benturan.

"Mohon maaf, mohon maaf sekali lagi pak," kata pegawai.

Sedangkan suara pria yang marah diduga adalah Satryo Soemantri Brodjonegoro.

"Kurang ajar kamu tau gak. Sengaja membuat rumah ini gak ada air ? tadi air hidup terus tiba-tiba mati. Ulah si Riki, kamu diam saja, gak tanggung jawab sama sekali. Sengaja kan kamu ?" kata diduga Mendikti Saintek.

Di sela percakapan terdengar pula beberapa kali suara benturan.

"Kami pulang airnya mati kok. Apa salah kamu ?" tanya Mendikti.

Dari situlah terungkap ternyata istri dari pegawai tersebut sedang sakit.

"Saya gak dampingi tim saya ke sini. Karena saya masih dibutuhin istri, istri habis dijahit belum kering, saya jagain anak. Seharusnya saya dampingin Riki lakukan pengurasan," katanya.

Air tersebut dikuras karena kotor menurutnya.

"Katanya airnya kotor banget makanya dikuras sama dia. Yang hubungin Riki bukan saya, karena mba Bela segan sama saya sayanya masih ngurusin istri saya. Makanya kesalahan saya gak sempat dampingi karena saya ngurus istri saya," kata pegawai.

Namun begitu dalam rekaman berdurasi 3 menit itu, Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro tetap menuduh pegawai sengaja mematikan air di rumah dinas.

"Kamu sengaja bikin rumah airnya mati. Kalau gak ada orang Setneg gak hidup ini. kamu kerjanya apa sih ?" katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved