Info UMKM Bogor
Mengangkat Identitas Kota Hujan Lewat Batik Bogor Tradisiku, Intip Cara Pembuatannya
Batik Bogor Tradisiku lahir dari inisiatif Alm. Siswaya, yang saat itu ingin membantu pengrajin batik Yogyakarta yang terdampak gempa bumi.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Batik sering dikaitkan dengan kota-kota seperti Yogyakarta dan Pekalongan, tetapi di Bogor, batik juga memiliki karakter khasnya sendiri.
Salah satu yang mencoba mengangkat batik khas Kota Hujan adalah Batik Bogor Tradisiku, sebuah usaha yang berdiri sejak 2008 dengan keunikannya.
Meski batik Bogor belum sepopuler batik dari daerah lain, Batik Bogor Tradisiku berupaya menghadirkan sentuhan khas melalui desain yang unik.
Dengan tetap mempertahankan teknik batik tradisional, usaha ini tidak hanya menjadi bagian dari industri kreatif, tetapi juga turut melestarikan budaya lokal yang belum banyak dikenal masyarakat luas.
Batik Bogor Tradisiku lahir dari inisiatif Alm. Siswaya, yang saat itu ingin membantu pengrajin batik Yogyakarta yang terdampak gempa bumi pada 27 Mei 2006.
Selain itu, isu klaim batik oleh negara lain yang sempat mencuat pada waktu itu juga menjadi dorongan untuk semakin memperkuat identitas batik sebagai warisan budaya Indonesia.
Saat ini, Batik Bogor Tradisiku masih beroperasi dari satu galeri di Kota Bogor.
Memasuki galeri Batik Bogor Tradisiku, suasana hangat khas pengrajin batik langsung terasa.
Rak-rak kayu tertata rapi, memajang lembaran kain batik dengan beragam motif khas Bogor.
Beberapa kain digantung, memperlihatkan detail warna dan pola yang kaya.
Dinding galeri dihiasi dengan beberapa frame yang berisi sejarah batik, koleksi motif, serta foto-foto proses pembuatannya.
Sesekali, aroma lilin malam yang digunakan dalam proses membatik tercium samar-samar, memberikan pengalaman yang lebih otentik bagi pengunjung.
Salah satu teknik yang digunakan dalam pembuatan batik di Batik Bogor Tradisiku adalah Batik Cap Kombinasi Tulis.
Prosesnya dimulai dengan kain putih polos yang dicap menggunakan canting cap.
Setelah dicap, kain dicelupkan untuk pewarnaan pertama dan dijemur dengan cara dianginkan.
| Legendaris Sejak 1970, Intip Rahasia Dodol Bojong Indira’f Bogor yang Tetap Legit Tanpa Pengawet |
|
|---|
| Jaga Resep Warisan, Jamu Gendong Putri asal Bogor Laku 1000 Botol Seminggu karena Rempah Alami |
|
|---|
| Sosok Mukhlis Pendiri Rumah Anorganik di Bogor: Ubah Limbah Jadi Cuan, Produknya Sampai ke Hotel |
|
|---|
| LaQuisha PastaNda, UMKM Rumahan di Bogor Tawarkan Menu Pasta Homemade dan Less Sugar |
|
|---|
| UMKM Rasakoe Asal Bogor Sukses Ekspor Bumbu Nusantara, Produksi 15 Ton Setiap Bulan Tanpa Pengawet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/butik-batik-bogor-tradisiku.jpg)