Info UMKM Bogor

Mengangkat Identitas Kota Hujan Lewat Batik Bogor Tradisiku, Intip Cara Pembuatannya

Batik Bogor Tradisiku lahir dari inisiatif Alm. Siswaya, yang saat itu ingin membantu pengrajin batik Yogyakarta yang terdampak gempa bumi.

Tayang:
Editor: Tsaniyah Faidah
Sherly Puja Tania/Sekolah Vokasi IPB
UMKM BOGOR - Butik Batik Tradisiku tampak tertata rapi dengan berbagai koleksi batik dan aksesoris khas. Butik ini menawarkan beragam produk batik lokal, mulai dari kain, pakaian, hingga pernak-pernik bernuansa tradisional khas Kota Hujan. 

Selanjutnya, proses penembokan dilakukan menggunakan canting tulis untuk melindungi warna pertama.

Bagian yang tertutup lilin malam akan mempertahankan warna pertama, sedangkan area terbuka akan berubah warna saat proses pencelupan kedua.

Setelah pewarnaan kedua selesai, kain melalui proses pelorodan atau perebusan untuk melepaskan lilin malam.

Tahap akhir adalah penjemuran kembali dengan cara dianginkan hingga kering.

UMKM BOGOR - Proses pembuatan batik di Batik Bogor Tradisiku.
UMKM BOGOR - Proses pembuatan batik di Batik Bogor Tradisiku. Salah satu teknik yang digunakan adalah Batik Cap Kombinasi Tulis. (Tribunnewsbogor.com/ Tsaniyah Faidah)

Seluruh proses ini memerlukan ketelitian dan kesabaran untuk menghasilkan motif yang rapi dan berkualitas tinggi.

Mengenai tantangan dalam mengenalkan batik khas Bogor, pegawai di Batik Bogor Tradisiku Siti Nurhalimah mengaku, keberadaannya masih kurang diketahui oleh masyarakat. 

"Masyarakat masih banyak yang belum tahu kalau Bogor punya batik dengan motif khas. Jadi, kami terus berupaya mengenalkannya lewat pameran, media sosial, dan workshop batik," ucapnya.

Salah satu upaya Batik Bogor Tradisiku untuk membedakan diri adalah dengan mengangkat ikon-ikon khas Bogor dalam motifnya.

Beberapa motif yang menjadi ciri khas antara lain Motif Kujang yang merepresentasikan senjata tradisional khas Jawa Barat, Motif Kijang terinspirasi dari hewan yang sering dijumpai di halaman Istana Bogor, dan Motif Hujan Gerimis mencerminkan julukan Bogor sebagai Kota Hujan.

Selain memproduksi batik, Batik Bogor Tradisiku juga mengadakan workshop batik untuk berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan proses pembuatan batik sekaligus menanamkan apresiasi terhadap warisan budaya.

Selain itu, membuat batik tetap relevan dan menarik bagi generasi muda yang cenderung lebih tertarik pada tren fashion modern.

(Sherly Puja Tania/Sekolah Vokasi IPB)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved