Profil Ono Surono, Anggota DPRD yang Disemprot Emak-emak Pendukung KDM, Beri Ide Ngeri untuk Siswa

Profil Ono Surono, Anggota DPRD yang Disemprot Emak-emak Pendukung KDM, Beri Ide Ngeri untuk Siswa

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Kolase Instagram Ono Surono dan Youtube TV One
PRO KONTRA SISWA MASUK BARAK MILITER - Profil Ono Surono, Anggota DPRD yang Disemprot Emak-emak Pendukung KDM, Beri Ide Ngeri untuk Siswa 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono kini tengah ramai jadi perbincangan publik.

Hal itu setelah Ono Surono disemprot oleh emak-emak asal Bekasi yang setuju dengan program Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi soal siswa masuk barak militer.

Sebab Ono Surono diduga memberikan ide ngeri untuk siswa lulusan barak militer.

Ia mengatakan, bisa saja anak-anak itu membentuk geng setelah keluar dari barak militer.

Meski kontra dengan program itu, sebagai anggota dewan, Ono Surono mengaku tak bisa menghentikannya.

"Menurut saya kalaupun sudah berjalan, yang bisa menyetop siapa?," tanya Ono dikutip dari TV One, Rabu (14/5/2025).

Ono mengatakan, DPRD Provinsi Jawa Barat sejak awal tidak dilibatkan oleh KDM dalam program ini.

"(DPRD) Gak bisa, orang Pak KDM juga tidak ingin diskusi sama DPRD, disampaikan di media sosial, ngapain diskusi dengan DPRD bikin lama katanya," ungkap Ono.

Untuk itu, ia pun akan memanggil Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat terkait program tersebut.

"Makanya nanti kita lihat, panggil dulu Disdiknya," kata dia.

Ono mengatakan, pihaknya akan melihat dulu program ini berjalan selama dua minggu ke depan.

"Dua minggu ini kita lihat dulu, benar tidak yang tadi Prof Gamal sampaikan. Jangan-jangan anak yang ikut di barak militer ini, keluar berkumpul lagi membentuk geng," ungkapnya.

Ono pun rupanya punya cara lain untuk mendidik para siswa, yakni dengan memasukkan anggota TNI ke sekolah-sekolah.

"Saya lebih setuju tentaranya yang masuk ke sekolah, jadi tidak siswanya yang masuk militer," ungkap dia.

Menanggapi hal itu, wali murid siswa SMK di Bekasi, Sofiyah pun langsung menyemprot ono Surono.

"Jangan bikin resah," kata Sofiyah soal adanya geng siswa lulusan barak militer.

Ia bahkan mengatakan, bahwa statement Ono Surono itu bisa jadi ide bagi anak-anak tersebut.

Baca juga: Berapi-api Debat dengan Tim Advokat yang Minta Hercules Ditangkap, Pengacara Singgung Soal Pansos

"Saya gak setuju loh sama bapak, nanti anak yang keluar dari barak militer bakal bikin geng. Ya jangan dong pak, itu kata bapak. Bapak ngasih ide loh pak, jangan ngasih rusuh kita ibu-ibu," kata Sofiyah sewot.

Sofiyah sendiri setuju dengan program itu dan berharap anaknya bisa masuk ke barak militer.

"Daripada kita ngarepin dari pemerintah, anggota dewan yang sibuknya gak tahu ngapain. Mendingan kita ikutin aja tuh program yang udah pasti. Eh ada bapak dewan ya, maaf ya pak," kata Sofiyah menyindir Ono Surono.

Ia pun meminta pihak-pihak yang mengkritik Dedi Mulyadi untuk memberikan solusi bagi anak-anak yang sering berbuat kriminal itu.

"Kalau emang program Pak Dedi melanggar HAM, saya minta nih ke negara kita yang katanya negara paling maju, ayo lah selesaikan nih gimana caranya pelajar kita biar gak tawuran, geng motor. Jangan pada duduk manis aja gitu ya, diem bae. Tapi begitu ada program begini, gak bagus lah, begitu lah," pungkasnya.

Sosok Ono Surono

Ono Surono merupakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat.

Ia dikenal sebagai tokoh nelayan pantura.

Ono pernah menjabat sebagi Ketua Koperasi Perikanan Laut Mina Sumitra, yang merupakan koperasi perikakan terbesar di Jawa Barat.

Sebelum jadi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, ia pernah menduduki kursi Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.

Setelah terpilih menjadi Anggota DPRD Jabar di Dapil 12, ia kini menjabat sebagai Wakil Ketua.

Baca juga: Debat Soal Anak Masuk Barak Militer, Kak Seto Skakmat Pelapor Dedi Mulyadi: Jangan Buru-buru Divonis

Karir politik Ono dimulai dari bawah.

Hal itu ditandai dengan posisinya sebagai pengurus partai di tingkat kecamatan, yakni Wakil Bendahara Pengurus Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada tahun 1998.

Kemudian ketika terjadi perubahan dari PDI ke PDI Perjuangan, Ono tetap konsisten di PDI Perjuangan hingga saat ini menjabat sebagai ketua partai di tingkat provinsi.

Ketertarikan Ono di bidang politik berkat ayahnya, H. Mustakim (alm), yang juga petinggi partai PDI di Indramayu pada saat itu.

Ono merupakan satu-satunya anak dari keluarganya yang konsisten berada di jalur politik.

Ini profilnya :

Nama: Ono Surono

Tanggal lahir: 24 Agustus 1974

Riwayat Pendidikan

  • SDN Paoman, tahun: 1981 - 1987
  • SMPN 2 Indramayu, tahun: 1987 - 1990
  • SMAN 1 Indramayu, tahun: 1990 - 1991
  • SMAN 87 Jakarta, tahun: 1991 - 1993
  • Universitas Trisakti Jakarta, tahun: 1993 - 1996
  • Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon, tahun: 2008 - 2012

Riwayat Pekerjaan

  • Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Mina Laksana Mukti, Sebagai: Ketua. Tahun: 2011 - Skrg
  • Koperasi Perikanan Laut Mina Sumitra, Sebagai: Ketua. Tahun: 2008 - Skrg
  • Koperasi Perikanan Laut Mina Sumitra, Sebagai: Karyawan. Tahun: 1998 - 1999
  • Supplier Produk dan Sarana Pertambangan, Sebagai: Pemilik. Tahun: 1997 - 2002
  • Usaha Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya, Sebagai: Pemilik. Tahun: 1996 - Skrg
  • Anggota DPRD Indramayu, Periode 2004-2009
  • Anggota DPR RI Dapil Jabar VIII, Periode 2014-2019
  • Anggota DPR RI Dapil Jabar VIII, Periode 2019-2024
  • Anggota DPRD Jawa Barat, Dapil Jabar 12, Periode 2024-2029
  • Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Periode 2024-2029

Karir Politik

  • Pengurus Anak Cabang PDIP Kec.Indramayu, Sebagai: Wakil Bendahara. Tahun: 1998 - 2000
  • DPC PDIP Kab. Indramayu, Sebagai: Wakil Bendahara. Tahun: 2000 - 2004
  • DPC PDIP Kab. Indramayu, Sebagai: Sekretaris. Tahun: 2004 - 2005
  • DPRD Kab.Indramayu, Sebagai: Anggota. Tahun: 2004 - 2009
  • DPC PDIP Kab.Indramayu, Sebagai: Wakil Ketua. Tahun: 2005 - 2010
  • DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Sebagai: Wakil Ketua. Tahun: 2010 - 2015
  • DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Sebagai: Ketua. Tahun: 2019 - 2024

Ikuti saluran Tribunnews Bogor di WhatsApp :

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved