Nyeri Perut Parah? Awas Pankreatitis! Kenali Gejala dan Penanganannya

Pankreatitis sendiri terbagi menjadi dua jenis berdasarkan durasi dan intensitasnya. Pertama, Pankreatitis Akut dan Pankreatitis Kronis.

Tayang:
Editor: Tsaniyah Faidah
Freepik
NYERI PERUT PARAH - Pankreatitis akut biasanya ditandai dengan nyeri di bagian tengah perut, tetapi kadang juga dapat dirasakan di sisi kanan atau kiri. Rasa sakitnya bisa menjalar ke dada dan punggung, serta cenderung memburuk saat berbaring setelah makan 

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Gastroenterologi Hepatologi Mayapada Hospital Tangerang, dr. Hendra Nurjadin, Sp.PD-KGEH menjelaskan, kerusakan pankreas yang terjadi pada pankreatitis kronis akan menghentikan fungsi pankreas.

"Ini berarti produksi hormon insulin dan enzim pencernaan juga terhambat, menyebabkan komplikasi serius lainnya seperti diabetes dan gangguan pencernaan," ucapnya.

Kondisi Pankreatitis dapat terdeteksi melalui beberapa pemeriksaan yang komprehensif, mulai dari tes darah untuk mengukur kadar enzim pencernaan seperti amilase dan lipase yang umumnya meningkat saat pankreatitis terjadi. Kemudian, pemeriksaan menggunakan USG, CT Scan, MRI, maupun Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP). 

ERCP adalah prosedur medis yang menggabungkan endoskopi dan sinar-X untuk mendeteksi batu empedu atau menilai tingkat keparahan pankreatitis.

Prosedur ini umumnya direkomendasikan untuk pankreatitis akut yang disebabkan oleh batu empedu.

"Dengan menggunakan selang tipis berkamera (endoskop), dokter akan memasukkannya melalui mulut, lalu meneruskannya ke kerongkongan, lambung, hingga usus dua belas jari untuk mencapai saluran empedu dan pankreas,” jelas dr. Hendra.

Ia menambahkan, ERCP tidak hanya berfungsi untuk mendiagnosis, tetapi juga untuk mengatasi Pankreatitis dengan mengeluarkan atau menghancurkan batu empedu yang menyumbat saluran pankreas.

"Dapat pula dilakukan untuk melebarkan saluran empedu atau pankreas yang menyempit, memasang stent dan ring, bahkan mengambil sampel jaringan untuk pemeriksaan lebih lanjut jika ada kecurigaan kanker,” tambahnya.

Namun, langkah deteksi dini jauh lebih baik daripada mengobati. Jika memiliki faktor risiko Pankreatitis atau dirasa mengalami gejala-gejala Pankreatitis, maka segera lakukan pemeriksaan.

Pemeriksaan bisa dilakukan ke layanan khusus saluran pencernaan seperti Gastrohepatology Center Mayapada Hospital dengan pelayanan yang komprehensif mulai dari deteksi dan diagnosis, hingga penanganan dengan metode termutakhir, bersama tim dokter multidisiplin. 

Booking layanan skrining saluran cerna di Gastrohepatology Center Mayapada Hospital dapat dilakukan dengan mudahmelalui aplikasi MyCare.

Bagi pasien dengan asuransi kesehatan, seperti Allianz, Mayapada Hospital memberi kemudahan layanan rawat jalan dan rawat inap secara non-tunai (cashless) bagi para nasabah di seluruh unit Mayapada Hospital.

MyCare juga memberikan beragam informasi dan edukasi kesehatan terkini dalam fitur Health Articles & Tips. 

Selain itu, pengguna MyCare dapat memantau aktivitas kebugaran melalui fitur Personal Health yang dapat memantau detak jantung, menghitung jumlah langkah kaki, jumlah kalori terbakar, dan indeks massa tubuh (BMI).

MyCare dapat diunduh di Google Play Store dan App Store dengan bonus reward point pada saat registrasi pertama, yang bisa digunakan untuk potongan harga layanan di seluruh unit Mayapada Hospital

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved