Fenomena Kawin Kontrak

Fenomena Kawin Kontrak Kini Libatkan Orang Tiongkok, Korbannya Dikabarkan Disekap di Bogor

Kepolisian belakangan berhasil mengungkap bahwa pelaku TPPO modus kawin kontrak ini merupakan warga Cianjur.

|
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Tsaniyah Faidah
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
FENOMENA KAWIN KONTRAK - Foto suasana di sekitar Kantor Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Rabu (22/10/2025). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Setelah beberapa tahun lalu fenomena kawin kontrak heboh melibatkan orang Timur Tengah, kini fenomena ini terungkap melibatkan orang Tiongkok.

Perempuan asal Indonesia dijajakan ke hidung belang di Tiongkok dengan modus kawin kontrak.

Kepolisian belakangan berhasil mengungkap bahwa pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) modus kawin kontrak ini merupakan warga Cianjur.

Korbannya merupakan perempuan asal Sukabumi disekap di Bogor sebelum 'dijual' ke orang Tiongkok.

Lokasi penyekapan wanita korban kawin kontrak ini dikabarkan berada di Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Korbannya terjebak setelah terbuai iming-iming mendapatkan gaji tinggi hingga Rp 30 Juta sebulan.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Rabu (22/10/2025), kawasan Desa Pagelaran ini merupakan kawasan padat penduduk.

Aktivitas warga banyak yang menggunakan akses gang-gang kecil yang mana kendaraan hanya roda dua yang bisa melintas.

Namun menurut pihak Desa Pagelaran, mereka mengaku sementara ini belum pernah mendengar informasi terkait hal tersebut.

"Sementara ini kami belum mendapat informasi soal hal itu," ujar salah satu staf desa saat ditemui TribunnewsBogor.com, Rabu (22/10/2025).

Beberapa staf lain termasuk peguyuban RT di desa ini pun memberikan jawaban serupa.

Sementara menurut keterangan Div Humas Mabes Polri melalui akun X resminya @DivHumas_Polri, kasus tersebut diungkap pada akhir September 2025 kemarin.

"TPPO dengan modus perekrutan tenaga kerja dan kawin kontrak ke luar negeri, tepatnya ke Tiongkok," tulis akun tersebut.

Polisi telah mengamankan dua orang pelaku yaitu Y dan A.

Mereka berperan sebagai perekrut dan fasilitator keberangkatan korban ke luar negeri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved