Breaking News

Sisi Lain Bogor

Cerita Mistis di Jalur Alternatif Puncak Bogor, Sering Ada Sosok Putih Hingga Jelmaan Ular Besar

Salah satu jalur alternatif Puncak Bogor rupanya memiliki kisah kelam di masa lalu. Lokasinya berada di jalur alternatif Puncak, Jalan Raya Sukaraja.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
JALUR ALTERNATIF PUNCAK: Penampakan jalur alternatif Puncak Bogor kawasan Sungai Citangkurak, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Senin (29/12/2025). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Salah satu jalur alternatif Puncak Bogor rupanya memiliki kisah kelam di masa lalu.

Cerita seram di masa lalu itu melahirkan nama untuk sebuah sungai yang disebut Sungai Citangkurak (Tengkorak).

Lokasinya berada di jalur alternatif Puncak, Jalan Raya Sukaraja, kawasan Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Jalur alternatif ini menyambungkan wilayah Kota Bogor ke Jalan Raya Puncak tanpa harus melintasi kawasan rawan macet Jalan Raya Tajur dan Simpang Ciawi.

Pantauan TribunnewsBogor.com, sungai yang dilintasi jalur alternatif ini terlihat tidak terlalu besar.

Kondisi airnya pun cukup bersih dari sampah-sampah plastik.

Sebab di sekitar sungai memang terbilang masih sepi dari pemukiman penduduk maupun bangunan warung.

Hanya ada pepohonan bambu dan pohon-pohon lebat lainnya di sekitar sungai ini.

Dilintasi wisatawan sebagai jalur alternatif, jalan yang melintasi sungai ini memang cukup ramai khususnya di hari libur.

Namun pada momen libur Natal 2025 dan akhir tahun 2026, jembatan yang melintasi Sungai Tangkurak ini putus dan masih diperbaiki, diganti jembatan darurat sementara.

Sehingga keramaian wisatawan yang melintasi jalur alternatif ini di momen libur akhir tahun 2025 telah berkurang.

Salah satu warga sekitar, Abah Suma (73), menjelaskan bahwa warga sekitra memang mengenal jalur alternatif yang melintasi Sungai Tangkurak ini sebagai kawasan angker.

Sempat beredar mulut ke mulut adanya penampakan sosok putih, sosok ular besar, hingga sosok yang menjinjing kepala manusia.

"Banyak ceritanya warga sini, warga yang lewat sini," kata Abah Suma kepada TribunnewsBogor.com.

Namun, kata dia, hal itu hanyalah sekedar cerita mistis belaka di kalangan warga setempat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved