Apakah Penderita Kolesterol Boleh Makan Kuning Telur? Ternyata Ini Fakta Medisnya
Stigma buruk pada kuning telur sebenarnya bermula dari fakta bahwa bagian kuningnya memang mengandung kolesterol dalam jumlah yang cukup tinggi.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kuning telur sering dianggap musuh bagi penderita kolesterol tinggi.
Bagi kamu yang sedang berjuang menjaga kadar kolesterol agar tetap aman, waktu makan sering kali menjadi momen yang penuh kebimbangan.
Banyak orang percaya bahwa makan kuning telur sama saja dengan menimbun kolesterol jahat yang bisa menyumbat pembuluh darah.
Alhasil, saat sarapan dengan telur rebus, bagian kuningnya sering kali disisihkan atau dibuang, dan hanya bagian putihnya saja yang dimakan.
Tapi, apakah pembatasan ketat ini benar-benar didukung oleh fakta medis, ataukah cuma mitos lama yang telanjur dipercaya?
Mengutip dari NDTV Food pada (31/5/26) berfokus pada asupan nutrisi fungsional untuk tubuh, mari kita bedah secara akurat, kredibel, dan mendalam mengenai fakta asli seputar konsumsi kuning telur.
Stigma buruk pada telur sebenarnya bermula dari fakta bahwa bagian kuningnya memang mengandung kolesterol dalam jumlah yang cukup tinggi.
Dalam satu butir telur berukuran besar, terdapat sekitar 186 miligram kolesterol, dan hampir seluruh kandungan tersebut bersarang di bagian kuningnya.
Karena angka inilah, selama berpuluh-puluh tahun telur dicap sebagai makanan berbahaya bagi kesehatan jantung.
Namun, ilmu pengetahuan dan riset nutrisi modern terus berkembang dan berhasil mengungkap fakta baru yang mengejutkan.
Fakta Medis
Para ahli pencernaan dan pakar nutrisi dunia kini sepakat bahwa ada perbedaan besar antara kolesterol yang terkandung dalam makanan (dietary cholesterol) dengan kolesterol yang diproduksi oleh organ hati di dalam darah kita (blood cholesterol).
Berikut adalah fakta ilmiah yang perlu kamu ketahui:
Hati Merupakan Produsen Utama: Faktanya, sekitar 80 persen kolesterol yang beredar di dalam darah diproduksi sendiri secara alami oleh organ hati kita, bukan berasal dari makanan.
Hati memproduksi kolesterol sebagai bahan baku untuk membuat hormon, vitamin D, dan cairan empedu.
Sistem Rem Otomatis Tubuh: Pada mayoritas orang sehat, tubuh memiliki sistem regulasi yang sangat pintar.
Ketika kamu mengonsumsi makanan yang tinggi kolesterol (seperti kuning telur), organ hati secara otomatis akan mengurangi jumlah produksi kolesterolnya sendiri agar kadarnya di dalam darah tetap seimbang.
| Tanda Kolesterol Naik Setelah Makan Daging Kambing, Dokter Sarankan Pengolahan yang Sehat |
|
|---|
| Bukan Sakit Hati, Bukti-bukti Febry Bunuh Anggi di Yasmin Bogor Demi Incar Harta, Sudah Direncanakan |
|
|---|
| Sakit Hati Ahmad Dhani Sampai Tak ke Bali, Maia Estianty Pamer Keseruan di Pesta Pernikahan El Rumi |
|
|---|
| Berkedok Silaturahmi lalu Habisi Nyawa Lansia, Mantan Menantu Ungkap Motif Ingin Kuasai Harta |
|
|---|
| Jusuf Kalla Terlanjur Sakit Hati, Rismon Sianipar Merasa Tidak Bersalah : Saya Adalah Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/telurse.jpg)